1 tahun disway

Drama FIGC Berujung Kisruh, Paolo Maldini dan Leonardo Mundur Hanya 16 Hari Setelah Ditunjuk

Drama FIGC Berujung Kisruh, Paolo Maldini dan Leonardo Mundur Hanya 16 Hari Setelah Ditunjuk

Paolo Maldini dan Leonardo mundur dari FIGC hanya 16 hari setelah ditunjuk. Kisruh penunjukan Andrea Pirlo memperdalam krisis sepak bola Italia.-Yt Starting Eleven Story-Yt Starting Eleven Story

MALANG, DISWAYMALANG.IDPaolo Maldini dan Leonardo resmi mengundurkan diri dari jajaran Federasi Sepak Bola Italia (FIGC) hanya sekitar 16 hari setelah ditunjuk sebagai Direktur Teknik dan penasihat teknis. Mundurnya dua legenda sepak bola tersebut memperpanjang daftar persoalan yang sedang dihadapi FIGC setelah Timnas Italia gagal lolos ke Piala Dunia 2026.

Keputusan Paolo Maldini dan Leonardo meninggalkan federasi terjadi di tengah polemik pencarian pelatih baru Gli Azzurri. Situasi itu semakin memperlihatkan bahwa proses reformasi yang diharapkan berjalan setelah pergantian kepemimpinan justru diwarnai konflik internal.

Bagi publik sepak bola Italia, mundurnya Paolo Maldini dan Leonardo menjadi sinyal bahwa pembenahan FIGC tidak akan mudah dilakukan. Perbedaan pandangan di level pimpinan federasi disebut menjadi salah satu penyebab munculnya krisis baru.

Ditunjuk untuk Membenahi Tim Nasional

Setelah Italia dipastikan gagal tampil di Piala Dunia 2026, Presiden FIGC saat itu, Gabriele Gravina, mengundurkan diri. Gennaro Gattuso yang menjabat sebagai pelatih kepala juga memilih bertanggung jawab dengan melepas jabatannya.

Dalam proses transisi, Giovanni Malagò terpilih sebagai Presiden FIGC yang baru pada Juni 2026. Salah satu langkah pertamanya adalah menunjuk Paolo Maldini sebagai Direktur Teknik.

Maldini tidak bekerja sendiri. Ia didampingi Leonardo, mantan pemain dan eksekutif yang pernah berkiprah di AC Milan maupun Paris Saint-Germain. Keduanya diberi tugas mencari pelatih baru sekaligus menyusun arah baru pengembangan tim nasional Italia.

Gagal Mendapat Guardiola dan Ancelotti

Langkah pertama yang dilakukan tim teknis adalah mendekati Pep Guardiola.

Federasi disebut siap memberikan kontrak bernilai besar demi memboyong pelatih asal Spanyol tersebut. Namun Guardiola memilih menunda kembali ke dunia kepelatihan karena ingin beristirahat bersama keluarga.

Sebelumnya, FIGC juga dikabarkan mencoba membuka komunikasi dengan Carlo Ancelotti. Akan tetapi, pelatih senior tersebut tetap berkomitmen melanjutkan pekerjaannya bersama Timnas Brasil.

Kegagalan mendapatkan dua nama besar itu membuat opsi lain mulai dipertimbangkan.

Andrea Pirlo Jadi Pilihan, Tetapi Batal

Andrea Pirlo kemudian muncul sebagai kandidat utama pelatih Timnas Italia. Saat itu, mantan gelandang Juventus dan AC Milan tersebut masih menangani Dubai United di Uni Emirat Arab.

Pirlo dikabarkan siap menerima tawaran FIGC. Namun proses tersebut tidak pernah berakhir dengan penandatanganan kontrak.

Dalam transkrip disebutkan bahwa status Pirlo sebagai duta merek sebuah perusahaan taruhan asal Rusia memunculkan keberatan dari sejumlah kalangan. Selain itu, rekam jejaknya sebagai pelatih juga menjadi bahan perdebatan.

Presiden FIGC Giovanni Malagò akhirnya membatalkan proses penunjukan tersebut.

Perbedaan Sikap Berujung Pengunduran Diri

Sumber: yt starting eleven story