Veda Ega Pratama dan Mario Aji Temukan Kembali Feeling Mandalika, Latihan Jadi Bekal Hadapi GP Indonesia
Veda Ega Pratama dan Mario Aji kembali latihan di Mandalika dengan total 159 lap. Keduanya fokus membangun feeling lintasan jelang GP Indonesia 2026.-Ig Veda Ega Pratama-Ig Veda Ega Pratama
MALANG, DISWAYMALANG.ID – Veda Ega Pratama dan Mario Aji mendapatkan kesempatan penting untuk kembali merasakan atmosfer Pertamina Mandalika International Circuit melalui sesi latihan khusus pada akhir Juli 2026. Persiapan tersebut menjadi bagian dari upaya kedua pembalap Indonesia untuk menghadapi agenda balap internasional, termasuk Grand Prix Indonesia 2026.
Latihan Veda Ega Pratama dan Mario Aji di Mandalika tidak hanya menjadi ajang menguji kemampuan motor, tetapi juga menjadi kesempatan untuk mengembalikan feeling terhadap karakter lintasan. Setelah cukup lama tidak menjalani sesi di sirkuit tersebut, keduanya kembali mempelajari setiap detail trek yang memiliki tantangan tersendiri.
Sesi latihan berlangsung selama dua hari, yakni pada 21 dan 22 Juli 2026. Pada hari kedua, kedua pembalap menjalani latihan secara penuh dengan jumlah putaran yang cukup tinggi. Veda Ega Pratama tercatat menyelesaikan 90 lap, sedangkan Mario Aji menempuh 69 lap.
Veda Ega Pratama Perkuat Adaptasi di Mandalika
Bagi Veda Ega Pratama, latihan di Mandalika menjadi bagian penting dalam perjalanan musim Moto3 2026. Pembalap muda Indonesia tersebut terus berusaha meningkatkan performa setelah menjalani berbagai seri balapan sepanjang musim.
Jumlah 90 lap yang dicatatkan Veda menunjukkan fokusnya dalam membangun konsistensi. Dengan banyaknya putaran yang dijalani, Veda memiliki kesempatan untuk memahami lebih dalam karakter lintasan Mandalika.
Beberapa aspek yang menjadi perhatian adalah titik pengereman, jalur masuk dan keluar tikungan, serta bagaimana menjaga performa motor agar tetap stabil sepanjang balapan.
Sebagai pembalap rookie di Moto3, pengalaman menjadi faktor penting bagi Veda. Setiap sesi latihan menjadi kesempatan untuk menambah pemahaman dan meningkatkan kemampuan menghadapi persaingan di level dunia.
Mario Aji Kembali Rasakan Karakter Lintasan
Sementara itu, Mario Aji memanfaatkan latihan di Mandalika untuk kembali membangun ritme balap. Pembalap Moto2 Indonesia tersebut memiliki pengalaman lebih banyak di sirkuit ini karena sudah beberapa kali tampil dalam ajang internasional.
Mario menyelesaikan 69 lap pada latihan hari kedua. Jumlah tersebut menjadi modal penting untuk mengingat kembali karakter lintasan, termasuk beberapa sektor yang membutuhkan teknik khusus.
Pengalaman sebelumnya membuat Mario lebih memahami tantangan Mandalika. Namun, latihan tetap diperlukan karena kondisi lintasan, cuaca, dan karakter motor dapat memberikan perbedaan saat balapan berlangsung.
Fokus Pada Teknik, Bukan Sekadar Kecepatan
Program latihan yang dijalani Veda Ega Pratama dan Mario Aji memiliki tujuan utama membangun kemampuan secara menyeluruh.
Keduanya menggunakan motor Honda CBR600RR untuk melatih berbagai aspek teknis, seperti pengereman, kontrol motor, hingga menemukan racing line yang paling efektif.
Latihan dengan motor berbeda dari kendaraan balap resmi memberikan manfaat untuk memperkuat dasar teknik. Para pembalap dapat lebih fokus pada gerakan tubuh, pengendalian motor, dan membangun muscle memory.
Hal tersebut menjadi penting karena dalam balapan, keputusan harus dilakukan secara cepat dan tepat tanpa banyak berpikir.
Modal Hadapi Tantangan GP Indonesia
Sumber: yt sadryna evanalia


