SDN Pesanggrahan 01 Kota Batu Kembangkan MARKISA, Program Sarapan Sehat yang Sudah Berjalan sebelum MBG
Kepala SD Negeri, Pesanggrahan 01, Miswanto Miswanto, S.Ag MPdH -ist-
BATU, DISWAYMALANG.ID – SD Negeri Pesanggrahan 01 Kecamatan Batu terus berbenah menjadi sekolah yang mengedepankan prestasi akademik sekaligus penguatan karakter peserta didik. Di bawah kepemimpinan kepala sekolah Miswanto SAg MPd H yang mulai menjabat pada awal 2026, berbagai inovasi dikembangkan untuk menciptakan lingkungan belajar yang sehat, disiplin, dan berkarakter.
Salah satu program unggulan yang menjadi ciri khas sekolah adalah MARKISA (Mari Kita Sarapan Sehat). Program ini tidak hanya bertujuan memenuhi kebutuhan gizi siswa, tetapi juga membangun kebiasaan hidup sehat serta menanamkan nilai-nilai karakter sejak usia dini.
MARKISA Sudah Berjalan Sebelum Program MBG
Miswanto menjelaskan, MARKISA bukan program yang lahir karena adanya kebijakan Makan Bergizi Gratis (MBG). Program tersebut telah menjadi budaya sekolah selama lebih dari empat tahun.
"Program MARKISA sudah berjalan lebih dari empat tahun, jauh sebelum ada program MBG dari pemerintah. Melalui kegiatan ini, anak-anak diajarkan adab makan yang baik, memilih makanan bergizi, pentingnya kebersamaan saat makan, serta membiasakan berbagi dengan teman," ujarnya, Selasa (28/7).

Para siswa SD Negeri Pesanggrahan 01 Batu, di pelataran sekolah Selasa (28/7/2026) pagi.-panca rp-
Menurutnya, kegiatan sarapan bersama menjadi sarana pembelajaran yang tidak hanya berfokus pada pemenuhan gizi, tetapi juga membentuk sikap disiplin, rasa syukur, kepedulian sosial, dan kemandirian siswa.
BACA JUGA:Cara Cetak Kartu Login Sulingjar 2026, Operator Sekolah Diminta Perbarui Data Guru Lebih Dulu
Tingkatkan Konsentrasi dan Prestasi Belajar
Selain memperkuat karakter, program MARKISA juga memberikan dampak positif terhadap proses belajar mengajar.
Ketersediaan asupan gizi pada pagi hari membantu siswa lebih fokus mengikuti pembelajaran di kelas. Kondisi tersebut turut mendorong peningkatan motivasi belajar sekaligus kepercayaan diri siswa untuk mengikuti berbagai kompetisi akademik maupun nonakademik.
Di sisi lain, sekolah juga terus melakukan pembenahan internal melalui peningkatan kompetensi guru serta penciptaan lingkungan belajar yang lebih kondusif. Dari sisi eksternal, sekolah aktif mendorong siswa mengikuti berbagai ajang perlombaan sebagai wadah mengembangkan potensi.
Berbagai upaya tersebut mulai menunjukkan hasil melalui peningkatan capaian akademik dan prestasi siswa di berbagai bidang.
BACA JUGA:Siswa SDN Songgokerto 02 Juara di Ajang Pencak Silat Malang Championship 6
Bangun Generasi Cerdas dan Berkarakter
Miswanto menegaskan, tujuan utama sekolah bukan sekadar mengejar prestasi, tetapi membentuk generasi yang memiliki keseimbangan antara kecerdasan intelektual dan karakter.
"Kami tidak ingin melahirkan anak-anak yang pintar tetapi tidak memiliki adab. Melalui MARKISA dan berbagai program pembiasaan lainnya, kami ingin mencetak generasi yang cerdas, sehat, disiplin, dan berakhlak mulia," katanya.
Ia berharap SDN Pesanggrahan 01 dapat menjadi contoh sekolah dasar yang mampu mengintegrasikan pendidikan karakter dengan peningkatan kualitas akademik.
Dengan inovasi yang terus dikembangkan, dukungan para guru, serta partisipasi orang tua, SDN Pesanggrahan 01 optimistis mampu melahirkan generasi muda yang tidak hanya unggul dalam prestasi, tetapi juga memiliki karakter kuat sebagai bekal menghadapi masa depan.
Sumber:


