Apa Itu Catnip? Ini 4 Manfaatnya untuk Kucing yang Jarang Diketahui Pemilik Anabul
Mengenal Catnip dan Kegunaannya bagi Kesehatan serta Perilaku Kucing--
MALANG, DISWAYMALANG.ID–Bagi para pecinta kucing, catnip mungkin sudah tidak asing lagi. Tanaman herbal ini kerap diberikan kepada kucing karena mampu memicu respons yang unik, mulai dari berguling-guling, menggosokkan tubuh, hingga menjadi lebih aktif bermain.
Di balik perilaku lucu tersebut, catnip untuk kucing ternyata memiliki manfaat yang didukung oleh penelitian. Tanaman bernama ilmiah Nepeta cataria ini berasal dari keluarga mint (Lamiaceae) dan mengandung senyawa alami bernama nepetalactone.
Senyawa tersebut merangsang reseptor penciuman di hidung kucing, kemudian mengirimkan sinyal ke otak yang memengaruhi emosi dan perilakunya. Efeknya bersifat sementara, umumnya berlangsung sekitar 10–15 menit, serta tidak menyebabkan ketergantungan.
BACA JUGA:Jangan Salah Paham! Ini Arti Gerakan Ekor Kucing, Bisa Jadi Tanda Senang hingga Stres
Lantas, apa saja manfaat catnip bagi kucing?
1. Merangsang Aktivitas dan Mengajak Kucing Lebih Aktif
Sekitar 60–70 persen kucing dewasa memiliki respons terhadap catnip. Setelah menghirup aromanya, kucing biasanya akan berguling, melompat, berlari, menggosokkan kepala, atau mengejar mainan.
Aktivitas tersebut sangat bermanfaat sebagai environmental enrichment, terutama bagi kucing rumahan (indoor cat) yang memiliki ruang gerak terbatas sehingga tetap aktif berolahraga.
2. Membantu Mengurangi Stres
Selain memberikan efek menyenangkan saat dihirup, catnip juga dapat memberikan efek relaksasi ringan ketika dikonsumsi dalam jumlah kecil.
Karena itu, banyak pemilik memanfaatkan catnip untuk membantu menenangkan kucing saat bepergian, beradaptasi di lingkungan baru, atau setelah menjalani pemeriksaan di klinik hewan.
BACA JUGA:Cat Lovers Wajib Tahu! Ini Trik Rahasia Bersihkan Kutu Kucing Sampai ke Telurnya
3. Membantu Melatih Perilaku Positif
Catnip juga sering dimanfaatkan sebagai media pelatihan perilaku.
Menaburkan catnip pada scratching post, tempat tidur, atau mainan dapat mengarahkan kucing agar lebih tertarik menggunakan fasilitas tersebut dibanding menggaruk sofa, karpet, maupun furnitur rumah.
Cara sederhana ini membantu membentuk kebiasaan yang lebih baik tanpa perlu memberikan hukuman kepada kucing.
4. Berpotensi Mengusir Serangga
Tak hanya bermanfaat bagi hewan peliharaan, kandungan nepetalactone pada tanaman catnip juga diketahui memiliki sifat sebagai pengusir serangga alami.
Beberapa penelitian menunjukkan senyawa ini dapat membantu mengusir nyamuk maupun lalat sehingga tanaman catnip juga kerap dimanfaatkan sebagai tanaman herbal di sekitar rumah.
BACA JUGA:Survei Jakpat 2026: Kucing Jadi Hewan Peliharaan Terpopuler di Indonesia
Tidak Semua Kucing Bereaksi terhadap Catnip
Dokter hewan menjelaskan bahwa respons terhadap catnip dipengaruhi faktor genetik. Tidak semua kucing akan menunjukkan reaksi yang sama.
Selain itu, anak kucing yang masih sangat muda umumnya belum memberikan respons karena sensitivitas terhadap nepetalactone biasanya baru berkembang ketika memasuki usia sekitar 3 hingga 6 bulan.
Agar manfaatnya tetap optimal, catnip sebaiknya diberikan secara berkala dan tidak terlalu sering. Penggunaan yang berlebihan dapat membuat sensitivitas kucing terhadap aroma catnip menurun sehingga efeknya menjadi tidak lagi maksimal.
Dengan penggunaan yang tepat, catnip dapat menjadi salah satu media stimulasi yang aman untuk menjaga kesehatan fisik, mengurangi stres, sekaligus meningkatkan kualitas hidup kucing peliharaan di rumah.
BACA JUGA:Meow Cat Cafe Malang: 'Ngafe' Nyaman Bersama Kucing-Kucing Menggemaskan
Sumber: https://www.humanesociety.org


