Sinopsis Ip Man: Kung Fu Legend, Aksi Baru Sang Guru Bruce Lee di Bioskop
Sinopsis Ip Man: Kung Fu Legend, sang master wing chun comeback melawan penjajah Inggris. Foto: Dennis To sebagai Ip Man baru. -Variety---
MALANG, DISWAYMALANG.ID–Film aksi bela diri asal Tiongkok masih memiliki tempat istimewa di hati pencinta layar lebar. Tak hanya menyajikan koreografi pertarungan yang memukau, genre ini juga identik dengan kisah keberanian, kehormatan, dan perjuangan melawan ketidakadilan.
Pekan ini, penggemar film kung fu kembali dimanjakan dengan hadirnya Ip Man: Kung Fu Legend, yang resmi tayang di bioskop Indonesia mulai Rabu, 22 Juli 2026.
Disutradarai Li Liming, film ini kembali mengangkat kisah Ip Man, grandmaster Wing Chun yang dikenal sebagai guru legenda bela diri Bruce Lee. Film ini merupakan sekuel langsung dari Ip Man: Kung Fu Master (2019) sekaligus menjadi bagian dari spin-off yang mengisahkan perjalanan awal Ip Man sebelum namanya mendunia.
Berbeda dengan waralaba Ip Man yang identik dengan Donnie Yen, kali ini tokoh utama diperankan oleh Dennis To. Ia didampingi Steven Dasz, Zhou Xiaofei, dan Philip Condron.
Sinopsis Ip Man: Kung Fu Legend
Berlatar Hong Kong pada era 1950-an, film ini mengikuti kehidupan Ip Man setelah memutuskan meninggalkan profesinya sebagai polisi. Ia memilih membuka perguruan Wing Chun demi meneruskan tradisi seni bela diri yang telah lama ditekuninya.
Namun, niat tersebut tidak berjalan mulus.

Sinopsis Ip Man: Kung Fu Legend, sang master wing chun comeback melawan penjajah Inggris. Foto: Dennis To (kanan) sebagai Ip Man baru yang berusaha mempertahankan seni bela diri wing chun. -Variety---
Di tengah situasi politik dan sosial yang memanas, para pengusaha Inggris bekerja sama dengan organisasi kriminal triad untuk memperluas pengaruh mereka. Demi kepentingan bisnis, mereka menggusur sejumlah pabrik secara paksa tanpa memedulikan nasib para pekerja.
Di saat yang sama, sebuah sasana tinju milik orang Inggris mulai membeli berbagai properti yang selama ini menjadi pusat aktivitas komunitas kung fu. Keberadaan seni bela diri tradisional pun mulai terancam.
Melihat ketidakadilan tersebut, Ip Man memilih berdiri di pihak masyarakat dan kaum buruh. Keputusan itu membuat dirinya menjadi sasaran kelompok kriminal maupun penguasa kolonial.
Konflik semakin memuncak ketika Ip Man dijebak dalam kasus pembunuhan yang tidak pernah dilakukannya. Ia dipenjara, sementara kelompok triad terus berupaya menyingkirkannya dari balik jeruji besi.
Kini, Ip Man harus bertahan hidup, membersihkan nama baiknya, sekaligus membongkar konspirasi besar yang mengancam Hong Kong.
Aksi Khas Seri Ip Man
Seperti film-film sebelumnya, Ip Man: Kung Fu Legend tetap mempertahankan formula yang menjadi ciri khas waralaba ini. Cerita berpusat pada perjuangan Ip Man menghadapi penindasan yang dilakukan kekuatan asing, sekaligus mempertahankan nilai-nilai kehormatan dan tradisi kung fu.

Sinopsis Ip Man: Kung Fu Legend, sang master wing chun comeback melawan penjajah Inggris. Foto: Adegan aksi yang makin intens diimbangi dengan cerita solid.. -Variety---
Adegan pertarungan menjadi kekuatan utama film ini. Koreografi aksi disajikan intens dan realistis, dengan penggunaan efek visual yang minim sehingga setiap duel terasa lebih autentik.
Meski alur ceritanya tidak sepenuhnya baru, sutradara Li Liming menyisipkan sejumlah kejutan yang membuat ketegangan tetap terjaga hingga akhir film. Kombinasi aksi, drama, dan konflik kriminal menjadi daya tarik utama sepanjang durasi 94 menit.
Bagi penonton yang menyukai film-film Ip Man versi Donnie Yen, Ip Man: Kung Fu Legend menawarkan pengalaman berbeda dengan pendekatan cerita baru tanpa meninggalkan identitas khas sang master Wing Chun.
Film ini sudah tayang di bioskop Indonesia mulai 22 Juli 2026 dan layak menjadi pilihan tontonan bagi pencinta film aksi serta seni bela diri.
Sumber:

