Saingi 90 Negara, Siswa MAN 2 Malang Sabet Perunggu Olimpiade Kimia Internasional
Ahmad Kautsar Ramadani, murid kelas XII G MAN 2 Kota Malang, berhasil meraih Medali Perunggu (Bronze Medal) pada ajang International Chemistry Olympiade (IChO) 2026-Humas MAN 2 Kota Malang-man2kotamalang.sch.id
MALANG, DISWAYMALANG.ID--Prestasi membanggakan kembali ditorehkan murid MAN 2 Kota Malang di ajang internasional. Ahmad Kautsar Ramadani, siswa kelas XII G, berhasil meraih medali perunggu pada International Chemistry Olympiad (IChO) 2026, kompetisi kimia paling bergengsi di dunia yang diikuti pelajar terbaik dari sekitar 90 negara.
Pencapaian ini semakin memperkuat posisi MAN 2 Kota Malang sebagai madrasah yang konsisten mencetak generasi unggul di kancah dunia, sekaligus turut mengharumkan nama Indonesia di bidang sains.
Ahmad Kautsar tiba di Bandara Abdul Rachman Saleh, Malang, pada Selasa (21/7/2026) dan disambut hangat oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Malang KH Achmad Shampton SHI MAg, Kepala MAN 2 Kota Malang Dr H Samsudin MPd, beserta Tim Olimpiade, dewan guru, dan kedua orang tuanya.
Ahmad Kautsar mengungkapkan rasa syukur atas keberhasilannya mempersembahkan medali bagi Indonesia. Ia berterima kasih kepada keluarga, madrasah, Kementerian Agama, serta guru pembimbing yang telah memberikan dukungan penuh selama proses persiapan.
“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur dan berterima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung saya. Pengalaman yang paling berkesan adalah bisa bersosialisasi dan berkenalan dengan peserta dari berbagai negara,” ujarnya.
Ia menuturkan, persaingan di IChO berlangsung sangat ketat lantaran seluruh peserta merupakan wakil terbaik dari negara masing-masing. Bahkan selisih nilai 0,5 poin saja dapat menentukan perbedaan perolehan medali. Untuk kawasan Asia Tenggara, ia menyebut Vietnam, Singapura, dan Thailand sebagai pesaing terberat.
Meski persaingan ketat, Ahmad Kautsar tetap mampu tampil maksimal hingga berhasil membawa pulang medali perunggu untuk Indonesia.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Malang, KH. Achmad Shampton, S.HI., M.Ag., yang akrab disapa Gus Shampton, menyampaikan apresiasi tinggi atas prestasi tersebut. Menurutnya, capaian ini menjadi bukti nyata bahwa siswa madrasah mampu bersaing di panggung internasional.
BACA JUGA:Ketua Baru Karang Taruna Kota Malang Tancap Gas, Target Setiap Kecamatan Miliki Unit Usaha Pemuda
“Alhamdulillah, kami bersyukur dan turut berbangga atas prestasi luar biasa yang diraih Ahmad Kautsar Ramadani. Ini bukan hanya kebanggaan MAN 2 Kota Malang, tetapi juga keluarga besar Kementerian Agama dan masyarakat Kota Malang. Semoga prestasi ini menginspirasi murid-murid madrasah lainnya untuk terus belajar, berikhtiar, dan berani berkompetisi di tingkat dunia,” ungkap Gus Shampton.
Sementara itu, Kepala MAN 2 Kota Malang Dr H Samsudin MPd menyampaikan bahwa keberhasilan Ahmad Kautsar merupakan hasil pembinaan berkesinambungan yang dilakukan madrasah, dengan dukungan penuh dari guru pembimbing dan orang tua.
“Prestasi ini adalah buah kerja keras murid, pembimbing, dan dukungan keluarga. Madrasah berkomitmen memberikan pembinaan akademik, pendampingan intensif, serta penguatan karakter agar lahir generasi unggul yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi bangsa dan negara,” tuturnya.
Sumber: man2kotamalang.sch.id


