Wali Kota Batu Apresiasi EcoSort, Harap Warga Pilah Sampah dari Rumah
Wali Kota Batu Nurochman saat menandatangani peluncuran aplikasi Eco Sort di Desa Oro Oro Ombo -Sholeh-Diswaymalang.id
BATU, DISWAYMALANG.ID--Wali Kota Batu Nurochman menyampaikan apresiasi atas terciptanya aplikasi EcoSort. Yaitu sebuah platform digital pengelolaan sampah berbasis data di Desa Oro-Oro Ombo, Kota Batu.
Aplikasi EcoSort berfungsi mencatat aktivitas pemilahan, pengelolaan, dan penimbangan sampah rumah tangga. Data yang dihimpun akan menjadi dasar penyusunan kebijakan pengelolaan sampah yang lebih terukur, tepat sasaran, dan berbasis data.
"Melalui edukasi, inovasi, dan kolaborasi lintas sektor, Pemkot Batu berharap gerakan memilah sampah dari rumah dapat menjadi budaya masyarakat, sehingga tercipta lingkungan yang bersih dan sehat," katanya, Senin (20/7/2026).
BACA JUGA:Mahasiswa UM Luncurkan Website EcoSort, Solusi Digital Kelola Sampah di Desa Wisata Oro-Oro Ombo
Wali Kota Batu yang akrab disapa Cak Nur itu menegaskan bahwa persoalan sampah tidak dapat diselesaikan hanya dengan mengandalkan pemerintah. Tetapi, membutuhkan perubahan perilaku masyarakat yang dimulai dari kebiasaan memilah sampah dari sumbernya.
"Pemilahan sampah memang terlihat sederhana, tetapi di situlah tantangan terbesar kita. Jika kebiasaan ini dapat dibangun dari rumah, persoalan sampah di hilir akan jauh lebih mudah diselesaikan," ujarnya.
Cak Nur berharap, EcoSort akan menjadi suatu sistem yang memudahkan masyarakat untuk menyadari bahwa mencintai lingkungan tidak sekedar kegiatan yang temporer, tetapi rutinitas penting. Ia juga berharap website yang diciptakan itu bisa membantu dan memudahkan tata kelola dan pendataan sampah.
BACA JUGA:Pameran Seni di Kota Batu Hadirkan Deretan Karya Seniman Lokal, Patung Semar Curi Perhatian
"Ini sangat dibutuhkan di tengah sulitnya merubah kebiasaan masyarakat kita untuk kemudian bisa melakukan tata kelola sampah," tegasnya.
Lebih lanjut, Cak Nur menaruh harapan besar agar hasil kolaborasi antara mahasiswa dan masyarakat tidak berhenti di acara seremonial, tetapi benar-benar memberi dampak positif dan menyelesaikan persoalan sampah secara konkret di lapangan.
"Harapan kami sistem yang dikembangkan melalui program Eco Sort ini dapat menumbuhkan kesadaran masyarakat untuk mencintai lingkungan melalui rutinitas yang berkelanjutan," urainya.
BACA JUGA:Bansos PKH BPNT Juli 2026 Mulai Cair Hari Ini, Ini Besaran Dana dan Cara Mengeceknya
Diketahui, mahasiswa Universitas Negeri Malang melalui program Belajar Bersama Masyarakat (BBM) X RASA DAYA BEM UM 2026 menciptakan EcoSort. Yaitu sebuah platform digital pengelolaan sampah berbasis data di Desa Oro-Oro Ombo, Kota Batu.
Peluncuran EcoSort tidak hanya berupa seremoni. Rangkaian kegiatan dibuka dengan Eco Sort Trash Walk yang dihadiri Wali Kota Batu Nurochman pada Minggu (19/7/2026) kemarin.
Sumber:

