1 tahun disway

Halftime Show Final Piala Dunia 2026 Pecah! BTS, Justin Bieber, Shakira, dan Madonna Guncang MetLife Stadium

Halftime Show Final Piala Dunia 2026 Pecah! BTS, Justin Bieber, Shakira, dan Madonna Guncang MetLife Stadium

Halftime show final Piala Dunia 2026 meriah, BTS dan Justin Bieber puaskan fans. Foto: BTS tampil membawakan Dynamite di Metlife Stadium, New York, 20 Juli 2026. -Carl Recine-AFP--

MALANG, DISWAYMALANG.IDHalftime Show Final Piala Dunia 2026 resmi mencatat sejarah baru dalam penyelenggaraan turnamen sepak bola terbesar di dunia. Untuk pertama kalinya sejak Piala Dunia digelar pada 1930, FIFA menghadirkan pertunjukan jeda pertandingan bergaya Super Bowl yang dimeriahkan sederet musisi papan atas dunia.

Ribuan penonton di MetLife Stadium, New Jersey, serta jutaan pemirsa di berbagai negara disuguhi penampilan spektakuler BTS, Justin Bieber, Shakira, Madonna, hingga Burna Boy saat jeda laga final Spanyol melawan Argentina, Senin (20/7/2026) dini hari WIB.

Konsep baru tersebut menjadi salah satu sorotan utama Final Piala Dunia 2026. Selain menghadirkan hiburan kelas dunia, FIFA juga memanfaatkan panggung tersebut untuk menyampaikan pesan sosial melalui kerja sama dengan organisasi Global Citizen.

Pertunjukan dibuka oleh Madonna yang tampil megah membawakan lagu Music. Penyanyi berjuluk Queen of Pop itu memasuki stadion menggunakan jeep bersama dua legenda Brasil, Ronaldo Nazário dan Ronaldinho, yang langsung mendapat sambutan meriah dari puluhan ribu penonton.


Halftime show final Piala Dunia 2026 meriah, BTS dan Justin Bieber puaskan fans. Foto: Madonna (tengah) mengawali show bersama Ronaldo (kanan) dan Ronaldinho.-Carl Recine-AFP--

Atmosfer stadion semakin memanas ketika BTS mengambil alih panggung. Grup asal Korea Selatan itu membawakan lagu Dynamite dengan aransemen khusus bertema sepak bola.

Tujuh personel BTS tampil enerjik mengenakan kostum bernuansa merah dan putih. Penampilan RM, Jin, SUGA, j-hope, Jimin, V, dan Jungkook menjadi salah satu momen yang paling dinantikan para penggemar.

"Kami sangat bersemangat menjadi bagian dari halftime show final Piala Dunia pertama dalam sejarah," ujar Jungkook dalam video yang dirilis FIFA sebelum pertunjukan dimulai.

RM menambahkan bahwa kolaborasi tersebut bukan sekadar hiburan.

"Ini adalah momentum yang menyatukan musik, sepak bola, dan pengaruh positif untuk tujuan yang lebih besar," ujarnya.

Setelah BTS menutup penampilannya, Justin Bieber mengambil alih panggung dengan membawakan versi emosional dari lagu hitsnya yang telah diaransemen khusus untuk Final Piala Dunia 2026.

Suasana yang sempat hening kembali bergemuruh ketika Shakira tampil bersama Burna Boy membawakan lagu resmi Piala Dunia 2026. Penampilan mereka semakin semarak berkat koreografi ratusan penari yang memenuhi lapangan.

Di balik kemegahan pertunjukan tersebut, FIFA mengusung misi kemanusiaan melalui peluncuran FIFA Global Citizen Education Fund, sebuah inisiatif penggalangan dana untuk memperluas akses pendidikan bagi anak-anak di seluruh dunia.

Selama pertunjukan berlangsung, berbagai visual mengenai pentingnya pendidikan ditampilkan di layar stadion maupun siaran televisi internasional.

Konsep halftime show ini juga melibatkan Chris Martin, vokalis Coldplay, yang dikenal aktif dalam berbagai kegiatan kemanusiaan bersama Global Citizen. Kehadirannya memberikan sentuhan berbeda sehingga pertunjukan tidak hanya berorientasi pada hiburan, tetapi juga membawa pesan solidaritas global.

Meski mendapat sambutan meriah, pelaksanaan halftime show tidak sepenuhnya berjalan mulus.

Awalnya FIFA merancang jeda pertandingan selama 17 menit, terdiri atas 11 menit pertunjukan dan enam menit untuk pemasangan serta pembongkaran panggung portabel.

Namun dalam praktiknya, proses tersebut memakan waktu lebih lama. Total jeda pertandingan mencapai sekitar 27 menit karena kompleksitas logistik dan proses pembersihan lapangan setelah pertunjukan selesai.


Ukir sejarah di final 2026, FIFA usung pertunjukan halftime show megah ala Super Bowl yang diramaikan deretan musisi papan atas dunia.--AFP--

Durasi tambahan tersebut memunculkan berbagai tanggapan. Banyak pihak memuji kualitas produksi yang dinilai setara dengan halftime show Super Bowl.

Tata panggung, pencahayaan, transisi antarmusisi, hingga kualitas audio memperoleh apresiasi dari sejumlah media internasional yang menilai FIFA berhasil menghadirkan standar hiburan baru dalam sepak bola dunia.

Di sisi lain, tidak sedikit penggemar yang mengkritik konsep tersebut. Sebagian menilai halftime show terlalu mengadopsi budaya olahraga Amerika Serikat sehingga berpotensi mengurangi identitas tradisional sepak bola internasional.


Diproduksi Global Citizen dan Chris Martin, jeda final Spanyol vs Argentina disulap jadi panggung hiburan spektakuler berskala global.--Reuters--

Kritik juga diarahkan pada durasi jeda yang dinilai terlalu panjang dan dikhawatirkan memengaruhi kondisi fisik pemain, ritme pertandingan, hingga strategi pelatih di ruang ganti.

Meski demikian, secara keseluruhan Halftime Show Final Piala Dunia 2026 dinilai sukses menarik perhatian publik global. Kehadiran BTS, Justin Bieber, Shakira, Madonna, dan Burna Boy menjadi magnet yang memperluas daya tarik Piala Dunia, tidak hanya bagi pencinta sepak bola, tetapi juga penggemar musik dari berbagai belahan dunia.

Jika konsep tersebut terbukti memberikan dampak positif dari sisi komersial maupun jumlah penonton, bukan tidak mungkin FIFA akan kembali menghadirkan halftime show serupa pada edisi-edisi Piala Dunia berikutnya.

Sumber: harian.disway.id

Berita Terkait