1 tahun disway

Moto3 Jerman 2026: Veda Ega Kembali Salip Hakim Danish, Persaingan Rookie Makin Sengit

Moto3 Jerman 2026: Veda Ega Kembali Salip Hakim Danish, Persaingan Rookie Makin Sengit

Moto3 Jerman 2026 membawa Veda Ega kembali menyalip Hakim Danish di klasemen. Rider Indonesia kini naik ke posisi keenam dunia dengan 90 poin.-Yt Iwan Banaran-Yt Iwan Banaran

JAKARTA, DISWAYMALANG.IDMoto3 Jerman 2026 tidak hanya menghadirkan persaingan ketat di barisan depan, tetapi juga duel menarik di kategori rookie. Pembalap Indonesia Veda Ega Pratama berhasil kembali unggul atas rivalnya, Hakim Danish, setelah finis di posisi kedelapan pada balapan di Sirkuit Sachsenring, Minggu (12/7/2026).

Hasil Moto3 Jerman 2026 tersebut membawa Veda Ega naik ke posisi keenam klasemen sementara dengan koleksi 90 poin. Sementara Hakim Danish harus turun ke peringkat ketujuh setelah mengumpulkan 86 poin.

Persaingan kedua pembalap muda Asia itu menjadi salah satu yang paling menarik musim ini. Keduanya sama-sama menjalani musim debut di Kejuaraan Dunia Moto3 dan beberapa kali bersaing ketat dalam perebutan posisi di klasemen.

Veda Bangkit dari Posisi Start Ke-13

Balapan di Sachsenring tidak diawali dengan situasi ideal bagi Veda. Pembalap Astra Honda Racing Team itu memulai lomba dari posisi ke-13 sehingga harus bekerja keras menembus rombongan tengah.

Sejak lap awal, Veda langsung berusaha memperbaiki posisi. Namun strategi tersebut membuat ban belakang bekerja lebih keras sehingga mengalami penurunan performa lebih cepat dibanding para pembalap di barisan depan.

Meski demikian, Veda tetap mampu menjaga konsistensi hingga akhir balapan tanpa melakukan kesalahan yang berujung kecelakaan.

Hakim Danish Kehilangan Momentum

Di sisi lain, Hakim Danish justru mengalami balapan yang tidak sesuai harapan.

Pembalap Malaysia tersebut memulai lomba dari posisi ketiga, tetapi tidak mampu mempertahankan kecepatannya hingga finis. Penurunan performa membuat Danish terus kehilangan posisi sepanjang balapan sebelum akhirnya mengakhiri lomba di luar 10 besar.

Hasil tersebut membuatnya gagal menambah poin secara maksimal dan kembali disalip Veda dalam klasemen sementara.

Lap Terakhir Jadi Kunci

Veda menunjukkan ketenangan saat memasuki putaran-putaran akhir.

Ketika sejumlah pembalap mulai kesulitan menjaga performa ban, rider asal Gunungkidul itu justru mampu meningkatkan kecepatannya.

Pada lap terakhir, Veda sukses melakukan overtake terhadap tiga pembalap sekaligus untuk memastikan finis di posisi kedelapan.

Manuver tersebut menjadi penentu tambahan delapan poin yang akhirnya mengubah peta persaingan rookie musim ini.

Veda Jadi Rider Honda Terbaik

Selain kembali mengungguli Hakim Danish, hasil di Sachsenring juga mengukuhkan posisi Veda sebagai pembalap Honda dengan raihan poin tertinggi musim ini.

Sumber: youtube iwan banaran

Berita Terkait