Libur Sekolah 2026: Kunjungan Wisatawan ke Batu Tembus 360 Ribu Lebih, Okupansi Hotel Capai 79%
Tempat wisata jatim park 1-ist-Agenwisatabromo.com
BATU, DISWAYMALANG.ID–Momentum libur sekolah tahun 2026 pada Juni-Juli membawa angin segar bagi sektor pariwisata di Kota Batu. Berdasarkan data rekapitulasi sementara yang dihimpun sejak tanggal 22 Juni hingga 13 Juli 2026, pergerakan pelancong yang berlibur menunjukkan tren yang sangat positif. Hingga Rabu (8/7/2026) sore pukul 16.46 WIB, grand total kunjungan wisatawan secara kolektif telah menyentuh angka 362.661 kunjungan.
BACA JUGA:Kunjungan Wisata Kota Batu Mei Ini Diprediksi Meningkat Tajam
Angka fantastis ini diprediksi akan terus meroket tajam mengingat data yang masuk ke dinas terkait baru berkisar di angka 30,38 persen. Laporan berkala ini dihimpun secara cermat dari unit-unit usaha yang menjadi pilar utama pariwisata. Mencakup 90 Jasa Usaha Akomodasi/Hotel serta 49 Daya Tarik Wisata (DTW) yang tersebar di Kota Batu.
Kepala Dinas Pariwisata Kota Batu Onny Ardianto SSos MM mengungkapkan rasa optimisnya melihat lonjakan angka ini di paruh pertama periode liburan.
Pihaknya melihat antusiasme masyarakat untuk berlibur ke Kota Batu pada musim libur sekolah tahun ini luar biasa. Angka 362 ribu ini baru data sementara yang masuk sekitar 30 persen dari total pelaku usaha jasa akomodasi dan destinasi.
"Kami optimistis angka riil di lapangan jauh lebih besar dan akan terus bergerak naik hingga akhir periode liburan nanti," ujar Onny Ardianto saat dikonfirmasi mengenai perkembangan data tersebut.
BACA JUGA:Anggaran Ketat, Kalender Wisata Kota Batu 2026 Menyusut Jadi 30 Event, Berikut Ini Daftarnya!
Perlu dicatat bahwa data agregat ini bersifat spesifik pada sektor hotel dan destinasi utama. Untuk menjaga validitas dan fokus pelaporan, pihak dinas mengecualikan pergerakan wisatawan yang berkunjung ke jasa usaha kuliner --seperti restoran, kafe, dan rumah makan— serta data kunjungan pada akomodasi berbasis komunitas seperti homestay atau vila yang paguyubannya belum menyetorkan laporan.
Sektor Akomodasi Bergerak Agresif
Melihat lebih dalam pada sektor penginapan, performa hotel-hotel berjejaring maupun independen menunjukkan grafik yang menggembirakan. Pada hari Rabu (8/7/2026) saja, tercatat ada 746 kunjungan wisatawan baru yang melakukan proses check-in di berbagai akomodasi resmi.
Tingginya minat masyarakat untuk menghabiskan malam liburan di hotel ini mendongkrak persentase okupansi harian hingga mencapai 79,87 persen —sebuah angka yang mendekati kapasitas penuh bagi sebuah industri perhotelan di tengah pekan. Jika ditotal sejak awal periode libur sekolah 22 Juni lalu, akumulasi kunjungan wisatawan di sektor akomodasi telah mencapai 29.850 orang. Dengan rerata persentase akumulasi okupansi menyentuh 63,19 persen.
Menanggapi tingginya angka keterisian kamar hotel ini, Onny Ardianto mengingatkan para pelaku industri perhotelan untuk tetap mengutamakan kualitas pelayanan yang ramah dan berkesan.
BACA JUGA:Kunjungan Wisata Kota Batu Tembus hampir 160 Ribu Orang, Sektor Wisata Jadi Magnet Utama
Tingginya okupansi harian yang menyentuh hampir 80 persen ini, kata Onny, menjadi bukti bahwa Kota Batu masih menjadi pilihan utama untuk staycation keluarga.
"Saya berpesan kepada seluruh manajemen hotel dan akomodasi untuk menjaga kualitas layanan (hospitality), kebersihan, dan keselamatan agar wisatawan merasa aman dan membawa cerita baik saat pulang ke daerah asal," tambahnya.
Destinasi Wisata Jadi Primadona
Di sisi lain, pergerakan masif justru terlihat jelas pada sektor Daya Tarik Wisata (DTW). Destinasi-destinasi wisata buatan, alam, maupun edukasi menjadi magnet utama bagi anak-anak sekolah dan keluarga yang ingin melepas penat.
Hanya dalam kurun waktu satu hari pada Rabu kemarin, sebanyak 4.810 wisatawan memadati berbagai objek wisata, dengan tingkat persentase kunjungan DTW harian berada di angka 27,32 persen. Yang paling mencengangkan adalah angka jangka panjangnya: akumulasi kunjungan wisatawan di sektor DTW telah menembus 332.019 kunjungan.
BACA JUGA:Raja Ampat-nya Malang Selatan, Ini Rute, Harga Tiket, dan Spot Terbaik Menikmati Teluk Asmara
Angka ini menegaskan bahwa daya tarik wisata luar ruangan dan wahana rekreasi masih menjadi motor penggerak utama perputaran ekonomi kreatif di daerah selama musim liburan kali ini.
Dengan sisa periode libur sekolah yang masih berjalan hingga pertengahan Juli, Onny berharap sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, dan kelompok sadar wisata (pokdarwis) terus berjalan beriringan guna memastikan ekosistem wisata Kota Batu tetap kondusif, nyaman, dan ramah anak.
Sumber:


