Orasi di Unikama, Yusril Minta Mahasiswa Jadi Penjaga Demokrasi dan NKRI
Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan (Menko Kumham Imipas), Yusril Ihza Mahendra memberikan Orasi Ilmiah Kebangsaan di Universitas PGRI Kanjuruhan Malang (Unikama)--
SUKUN, DISWAYMALANG.ID–Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan (Menko Kumham Imipas) Yusril Ihza Mahendra menegaskan, Indonesia membutuhkan generasi muda yang berkarakter, menguasai ilmu pengetahuan, serta taat pada konstitusi untuk mewujudkan visi Indonesia Emas 2045. Pesan tersebut disampaikan Yusril saat memberikan Orasi Ilmiah Kebangsaan di Universitas PGRI Kanjuruhan Malang (Unikama), Selasa (7/7/2026).
Dalam orasinya, Yusril menilai perguruan tinggi memiliki peran strategis mencetak sumber daya manusia yang tidak hanya unggul secara akademik. Tetapi juga memiliki integritas, jiwa kepemimpinan, dan semangat menjaga persatuan bangsa.
“Mahasiswa adalah calon pemimpin bangsa. Karena itu, mereka harus memiliki wawasan kebangsaan yang kuat, menjunjung tinggi konstitusi, dan mampu menjadi solusi atas berbagai persoalan bangsa,” ujarnya.
BACA JUGA:Jadwal Argentina vs Mesir Piala Dunia 2026: Lionel Messi Diunggulkan, Mampukah Firaun Bikin Kejutan?
Yusril mengingatkan bahwa bonus demografi yang dimiliki Indonesia dapat menjadi peluang besar apabila didukung kualitas sumber daya manusia yang unggul. Sebaliknya, bonus tersebut berpotensi menjadi beban apabila generasi muda tidak dipersiapkan dengan baik.
Ia juga menekankan pentingnya supremasi hukum sebagai fondasi pembangunan nasional. Menurutnya, kemajuan suatu negara tidak hanya ditentukan oleh pertumbuhan ekonomi, tetapi juga oleh kepastian hukum, stabilitas politik, dan persatuan masyarakat.
BACA JUGA:Tembus Rp790 Miliar, Ini Sektor Penyumbang Investasi Terbesar di Kota Malang
Karena itu, Yusril mengajak kalangan akademisi dan mahasiswa untuk terus mengembangkan budaya berpikir kritis, memperkuat literasi hukum, serta aktif berkontribusi dalam menjaga demokrasi dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Orasi ilmiah tersebut menjadi bagian dari penguatan wawasan kebangsaan di lingkungan Unikama sekaligus mendorong sinergi antara pemerintah dan perguruan tinggi dalam menyiapkan generasi muda yang siap menghadapi tantangan global.
Melalui forum akademik itu, Yusril berharap perguruan tinggi terus melahirkan lulusan yang tidak hanya kompeten di bidangnya, tetapi juga memiliki karakter kebangsaan yang kuat dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan Indonesia.
Sumber:


