1 tahun disway

Polinema Monitoring Evaluasi Program Joint Degree Di SDUST China, Serta Perkuat Kerja Sama Akademik Dan Riset

 Polinema Monitoring Evaluasi Program Joint Degree Di SDUST China, Serta Perkuat Kerja Sama Akademik Dan Riset

--polinema.ac.id

LOWOKWARU, DISWAYMALANG.ID--Dalam rangka memastikan keberhasilan pelaksanaan Program Joint Degree sekaligus memperkuat kemitraan strategis internasional, Politeknik Negeri Malang (Polinema) melaksanakan kegiatan evaluasi terhadap mahasiswa peserta Program Joint Degree di Shandong University of Science and Technology (SDUST), Qingdao, Tiongkok, pada Kamis (11/6/2026).

Kegiatan evaluasi berlangsung di College of Foreign Language, Ruang 109, SDUST, dan dipimpin oleh Tim Kerja Urusan Internasional yang diwakili oleh Hilda Cahyani PhD bersama Tim Kerja Penguatan Kemitraan dan Urusan Akademik Rachma Bhakti Utami SE MAB.

BACA JUGA:EMCE 2026 Polinema Jadi Ajang Praktik Komunikasi Interkultural Mahasiswa, Dikemas Parade Seni-Budaya 16 Negara

Sebanyak 11 mahasiswa Polinema yang tengah mengikuti Program Joint Degree di SDUST hadir dalam kegiatan tersebut. Dari pihak SDUST, kegiatan dihadiri oleh Qingjian Li, Assistant Dean of College of International Exchange, yang turut memberikan dukungan terhadap keberlangsungan program kerja sama kedua institusi.

Dalam sesi evaluasi, dikutip dari laman resmi Polinema, Selasa (30/6/2026), mahasiswa menyampaikan perkembangan studi, pengalaman akademik, maupun berbagai tantangan yang dihadapi selama mengikuti perkuliahan di SDUST. Evaluasi ini menjadi bagian dari komitmen Polinema untuk memastikan mahasiswa memperoleh pendampingan akademik secara berkelanjutan selama menjalani studi di luar negeri.

Hilda Cahyani PhD menegaskan pentingnya komitmen mahasiswa dalam menyelesaikan studi tepat waktu serta mematuhi seluruh ketentuan akademik yang telah ditetapkan oleh SDUST.

BACA JUGA:Bukan Sekadar Expo, TACE 2026 Polinema Hadirkan Panggung Kreativitas Mahasiswa

“Mahasiswa harus menunjukkan keseriusan dalam menyelesaikan seluruh proses akademik sesuai target waktu. Selain itu, pemenuhan berbagai persyaratan kelulusan, termasuk pencapaian kompetensi Bahasa Mandarin melalui sertifikasi HSK, merupakan bagian penting yang harus dipersiapkan sejak awal,” ujar Hilda Cahyani PhD.

Selain melakukan evaluasi terhadap mahasiswa, delegasi Polinema juga melakukan pertemuan dengan Prof Fan Zhijian, Dean of College of International Exchange, SDUST. Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan produktif sebagai bagian dari upaya memperkuat implementasi kerja sama yang telah terjalin antara kedua perguruan tinggi.

Dalam pertemuan tersebut, kedua institusi menyepakati beberapa agenda strategis yang akan menjadi fokus pengembangan kolaborasi ke depan. Salah satunya adalah rencana pengiriman 15 mahasiswa SDUST ke Polinema untuk mengikuti Program Immersion sebagai wadah pembelajaran lintas budaya dan akademik. Selain itu, kedua pihak juga membahas pengembangan program studi baru yang akan diinisiasi dalam skema Joint Degree, sehingga membuka peluang kolaborasi akademik yang lebih luas.

BACA JUGA:Polinema Bekali Mahasiswa Keterampilan Komunikasi Profesional lewat Workshop Bersama Danis Kirana

Kunjungan delegasi Polinema ke SDUST juga bertepatan dengan pelaksanaan Program Riset Kolaborasi Internasional antara Polinema dan SDUST yang diketuai oleh Hilda Cahyani PhD, dengan Rachma Bhakti Utami SE MAB sebagai anggota tim peneliti. Riset kolaboratif ini menjadi salah satu implementasi nyata kerja sama internasional kedua institusi dalam bidang penelitian, sekaligus memperkuat sinergi antara pendidikan, penelitian, dan internasionalisasi perguruan tinggi vokasi.(kjsm)

Sumber: