Review Motorola Signature: Flagship Killer dengan Layar LTPO, USB 3.1, Tapi Masih Punya Kekurangan
Review Motorola Signature menghadirkan ulasan lengkap soal layar LTPO, Snapdragon 8 Gen 5, kamera 50 MP, USB 3.1, serta kelebihan dan kekurangannya-Yt Gadgetin-Yt Gadgetin
JAKARTA, DISWAYMALANG.ID - Review Motorola Signature menjadi salah satu topik yang banyak dicari setelah ponsel flagship terbaru Motorola ini mulai bersaing di kelas premium dengan banderol sekitar Rp11–12 jutaan. Smartphone ini hadir membawa spesifikasi tinggi, mulai dari layar LTPO, chipset Snapdragon 8 Gen 5, hingga kamera 50 MP di seluruh lensa belakang.
Dalam review Motorola Signature, perangkat ini diposisikan sebagai pesaing langsung Xiaomi 17T Pro. Keduanya menawarkan harga yang berdekatan, tetapi Motorola membawa sejumlah fitur yang biasanya hanya ditemukan pada ponsel flagship kelas atas.
Secara desain, Motorola Signature tampil ramping dengan ketebalan sekitar 7 mm dan bobot sekitar 180 gram. Material rangka aluminium dipadukan dengan panel belakang bertekstur memberikan kesan premium sekaligus nyaman digenggam. Motorola juga menggunakan perlindungan Gorilla Glass Victus 2 pada bagian depan, yang dinilai lebih unggul dibanding beberapa kompetitor di kelas harga serupa.
Layar LTPO dan Performa Jadi Nilai Jual
Salah satu keunggulan utama Motorola Signature adalah penggunaan panel LTPO berukuran 6,8 inci dengan resolusi 1,5K. Refresh rate dapat menyesuaikan secara adaptif dari 1 Hz hingga 120 Hz saat penggunaan normal sehingga membantu efisiensi daya. Pada aplikasi dan game tertentu, layar bahkan mendukung refresh rate hingga 165 Hz.
Untuk dapur pacu, Motorola membekali perangkat ini dengan Snapdragon 8 Gen 5 yang dipadukan RAM 12 GB serta penyimpanan internal 256 GB. Dalam pengujian benchmark, skor AnTuTu menembus angka 3 juta poin.
Performa tersebut mampu menjalankan game berat seperti Genshin Impact pada pengaturan grafis tertinggi dengan frame rate mendekati 60 fps. Suhu perangkat juga tetap terjaga di kisaran 42–43 derajat Celsius setelah sesi bermain yang cukup lama.
Kamera Konsisten untuk Foto
Motorola Signature mengusung konfigurasi empat kamera 50 MP yang terdiri atas kamera utama, ultrawide, telefoto periskop 3x, serta kamera depan 50 MP.
Hasil fotografi menjadi salah satu aspek yang paling menonjol. Reproduksi warna antar kamera tergolong konsisten, detail tetap terjaga, dan transisi saat berpindah lensa berlangsung mulus. Kamera telefoto juga masih mampu menghasilkan pembesaran hingga 5x dengan detail yang tetap baik.
Meski tidak bekerja sama dengan merek kamera ternama seperti Leica, Zeiss, maupun Hasselblad, Motorola dinilai berhasil menghadirkan karakter warna yang natural dan tetap tajam dalam kondisi pencahayaan cukup.
Namun, kualitas video masih menjadi catatan. Rekaman video pada kondisi terang terlihat kurang hidup dibanding hasil fotonya, sedangkan saat pencahayaan rendah masih terlihat sedikit jitter atau getaran. Sebaliknya, kamera depan justru mampu merekam video hingga resolusi 4K 60 fps dengan stabilisasi yang baik serta dynamic range yang luas.
Software Lengkap dengan Smart Connect
Motorola Signature juga menawarkan pengalaman software yang menjadi salah satu nilai tambah. Fitur Smart Connect memungkinkan ponsel dihubungkan langsung ke monitor melalui USB 3.1 sehingga dapat digunakan layaknya komputer desktop.
Pengguna dapat membuka beberapa aplikasi secara bersamaan, menghubungkan keyboard maupun mouse Bluetooth, hingga menikmati tampilan desktop yang mirip konsep Samsung DeX.
Motorola juga menjanjikan pembaruan sistem operasi selama tujuh tahun serta pembaruan keamanan hingga tujuh tahun, sebuah komitmen yang mulai menjadi standar di kelas flagship.
Kekurangan yang Masih Perlu Diperhatikan
Meski memiliki banyak keunggulan, Motorola Signature masih menyisakan beberapa kekurangan.
Sumber: yt gadgetin


