1 tahun disway

Blood Message, Gim Kisah Bertahan Gidup yang Keras dan Brutal Era Dinasti Tang

Blood Message, Gim Kisah Bertahan Gidup yang Keras dan Brutal Era Dinasti Tang

Blood Message hadirkan aksi sinematik dengan latar Dinasti Tang.--The Gamer--

MALANG, DISWAYMALANG.ID--Blood Message, gim garapan 24Entertainment meninggalkan kesan kuat pada ajang Summer Game Fest 2026. Menghadirkan pengalaman aksi sinematik berlatar Dinasti Tang, gim ini sarat nuansa bertahan hidup yang keras, brutal, dan penuh tekanan.

Blood Message sekilas mengingatkan pada sensasi stealth dan eliminasi cepat seperti seri Assassin’s Creed. 

Namun setelah dimainkan lebih dalam, gim itu justru menawarkan identitas berbeda. Yakni melalui pertarungan yang lebih realistis. Juga konsekuensi dari setiap keputusan.

BACA JUGA:Pertarungan Baru Semakin Gelap! Jujutsu ‘Kaisen Season 4 Culling Game Part 2’ Rilis Teaser Perdana

Dalam sesi hands-on selama sekitar 30 menit, pemain diajak memasuki awal perjalanan seorang kurir tanpa nama. Hidupnya berubah ketika sebuah desa diserang pasukan bersenjata.


Presentasi visual Blood Message memanfaatkan transisi halus cutscens dan gameplay.--The Gamer--

Kisah dimulai dengan suasana mencekam. Rumah-rumah terbakar, warga berlarian, dan kekacauan terjadi di berbagai sudut desa.

Sang protagonis sempat bersama saudara laki-lakinya. Hingga keduanya terpisah akibat runtuhnya sebuah bangunan besar.

BACA JUGA:‘God of War: Laufey’ Siap Pukau Gamers, Gameplay 20 Menit Faye di Dunia Kematian Para Dewa

Dari titik tersebut, pemain dipaksa bertahan hidup. Ia menyusuri desa yang telah berubah menjadi medan perang.

Salah satu kekuatan utama Blood Message terletak pada presentasi visualnya. Game itu banyak memanfaatkan transisi halus antara cutscene dan gameplay. Sehingga pengalaman bermain terasa seperti menonton film.

Walaupun memiliki jalur permainan yang relatif linear, eksplorasi tetap terasa alami. Pemain diberi ruang untuk mencari jalan sendiri. Tanpa terlalu banyak petunjuk yang terasa dipaksakan.

BACA JUGA:Mortal Kombat II Dapat Banyak Pujian, Berhasil Hadirkan Visual-Pertarungan Mirip Video Game-nya

Beberapa jalur sempit, celah bangunan, hingga area tersembunyi. Lokasi-lokasi itu menjadi bagian penting dalam navigasi.

Namun, daya tarik terbesar Blood Message muncul ketika sistem pertarungan mulai diperkenalkan.

Berbeda dari game aksi yang memungkinkan pemain mengalahkan banyak musuh secara cepat. Pertarungan di Blood Message terasa berat. Penuh risiko.

BACA JUGA:Villain Terkuat di One Piece, Buah Iblis Yami Yami no Mi Milik Blackbeard Disebut Jadi Kunci Mengalahkan Imu

Terdapat salah satu contoh paling menarik. Yakni ketika pedang yang digunakan karakter utama tertancap di tubuh musuh. Tapi tidak bisa langsung dilepaskan.

Situasi tersebut membuat pemain rentan diserang musuh lain. Momen sederhana itu mengubah cara bermain secara drastis.


Blood Message menawarkan aksi sinematik dengan nuansa tantangan bertahan hidup.--The Gamer--

Setiap serangan harus dipikirkan matang. Karena tidak ada ruang untuk bertindak sembarangan. 

BACA JUGA:Rahasia Vegapunk Terbongkar! Episode Terbaru ‘One Piece 1156’ Siap Meledak

Musuh juga tidak menunggu giliran. Saat satu lawan masih dihabisi, musuh lain tetap menyerang tanpa ampun.

Dari situlah filosofi utama Blood Message mulai terasa. Sebab, game itu tidak mendorong pemain menjadi petarung tanpa rasa takut.

Sebaliknya, pemain diarahkan untuk menggunakan pendekatan diam-diam. Bahkan menghindari konflik yang tidak diperlukan.

Hal tersebut terlihat jelas saat pemain memasuki area terbuka yang dipenuhi penjaga. Beberapa kali percobaan menyerang secara langsung berakhir dengan kegagalan.

BACA JUGA:Saga Final One Piece, Sanji Menuju Kekuatan Besar Level Yonko

Justru pendekatan sembunyi-sembunyi menjadi cara paling efektif untuk bertahan. Pendekatan realistis tersebut membuat setiap kemenangan terasa lebih memuaskan.

Meski sistem pertarungannya belum terasa sepenuhnya halus, setiap ayunan pedang memiliki bobot dan konsekuensi yang nyata.

Blood Message bukan game untuk pemain yang suka dengan permainan santai. Atau pemain yang sekadar mengikuti cerita interaktif.

BACA JUGA:One Piece Live Action Season 2 Jadi Serial Nomor 1 di Netflix, Petualangan Luffy Kembali Kuasai Layar Streamin

Namun bagi pencinta game aksi sinematik dengan nuansa bertahan hidup yang menantang, Blood Message layak dimainkan. 

Sumber: