1 tahun disway

Pemkot Malang Perkuat Program Lansia, Wahyu: Masa Tua Harus Aktif dan Bermartabat

Pemkot Malang Perkuat Program Lansia, Wahyu: Masa Tua Harus Aktif dan Bermartabat

Wali Kota Malang Wahyu Hidadayat menyalami para perempuan lanjut usia pada peringatan Hari Lansia--

KLOJEN, DISWAYMALANG.ID–Pemerintah Kota Malang menegaskan komitmennya memperkuat perlindungan dan pemberdayaan lanjut usia (lansia) agar tetap sehat, aktif, mandiri, dan bermartabat di tengah masyarakat. Komitmen itu disampaikan Wali Kota Malang Wahyu Hidayat saat peringatan Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) ke-30 Di Kampus Universitas Brawijaya (UB).

Menurut Wahyu, lansia tidak boleh dipandang sebagai beban sosial, melainkan bagian penting dari masyarakat yang memiliki pengalaman, keteladanan, dan kebijaksanaan. Karena itu, pemerintah daerah berkewajiban memastikan para lansia mendapatkan perhatian, perlindungan, dan ruang untuk tetap berdaya.

“Lansia bukan beban sosial. Mereka adalah aset yang memiliki pengalaman, keteladanan, dan kebijaksanaan yang penting bagi kehidupan masyarakat,” ujar Wahyu, Minggu (21/6/2026).

BACA JUGA:Jelang Porprov 2027, Perbaikan Velodrome Malang Terkendala Kewenangan Aset

Ia menegaskan, pembangunan tidak hanya diukur dari infrastruktur maupun pertumbuhan ekonomi, tetapi juga dari sejauh mana pemerintah mampu menghadirkan kehidupan yang layak bagi kelompok rentan, termasuk warga lanjut usia.

Untuk itu, Pemkot Malang terus memperkuat sejumlah program ramah lansia, mulai dari Rantang Kasih, layanan Home Care, penguatan Posyandu Lansia, sekolah lansia, Karang Werda, hingga penyediaan fasilitas publik yang lebih ramah bagi kelompok usia lanjut.

Menurut Wahyu, program-program tersebut disiapkan agar lansia di Kota Malang tetap dapat menjalani masa tua secara sehat, aman, aktif, dan produktif. Pemerintah juga mendorong agar para lansia tidak terpinggirkan dari kehidupan sosial di lingkungannya.

“Kami ingin para lansia di Kota Malang tetap memiliki ruang untuk beraktivitas, bersosialisasi, dan menjalani masa tua dengan sehat serta bermartabat,” katanya.

BACA JUGA:Veda Ega Pratama Raih Hasil Terbaik dari Barisan Belakang, Finis Kelima di Moto3 Ceko 2026

Wahyu menambahkan, keberhasilan mewujudkan kota ramah lansia tidak bisa hanya dibebankan kepada pemerintah. Peran keluarga dan masyarakat dinilai sangat penting dalam menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan penuh perhatian bagi para lanjut usia.

Karena itu, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama memperkuat kepedulian terhadap lansia, baik melalui pendampingan, perlindungan, maupun dukungan dalam kehidupan sehari-hari.

Peringatan HLUN ke-30 di Kota Malang menjadi momentum untuk menegaskan bahwa lansia harus tetap ditempatkan sebagai bagian penting dalam pembangunan, sekaligus mendapat jaminan hidup yang layak, sehat, dan manusiawi. 

BACA JUGA:Pemprov Jatim Siapkan Aturan Baru terkait Jeep Wisata Bromo, Bakal Ada Standarisasi

Sumber: