Monitoring Libur Panjang Sekolah di Kota Batu: Fokus Keamanan dan Sampah
Suasana di Selecta salah satu tempat wisata unggulan di Kota Batu -Sholeh-Diswaymalang.id
BATU, DISWAYMALANG.ID--Tanggal 22 Juni 2026 mendatang anak sekolah memasuki masa libur panjang akademik. Kota Batu sebagai Kota Wisata jujukan warga Jawa Timur diprediksi akan mengalami lonjakan kunjungan wisatawan. wisatawan bakal memadati sejumlah tempat wisata unggulan Little Swiss, julukan lain Kota Batu.
Menyikapi hal itu, Dinas Pariwisata Kota Batu menyiapkan sejumlah langkah antisipasi untuk memastikan kenyamanan dan keamanan wisatawan.
“Seperti libur panjang lainnya, kami dari Pemerintah Kota Batu khususnya Dinas Pariwisata biasanya melakukan monitoring terkait kesiapan masing-masing destinasi wisata maupun akomodasi yang ada di Kota Batu, termasuk dari sisi keselamatan,” ujar Kepala Dinas Pariwisata Kota Batu Onny Ardianto, Jumat (19/6/2026).
Menurut Onny, monitoring tidak hanya dilakukan ke pengelola wisata dan hotel, tetapi juga ke fasilitas-fasilitas umum lainnya. Tujuannya agar sejak masuk wilayah Kota Batu, pengunjung sudah bisa merasakan keamanan dan kenyamanan yang memadai.
Selain aspek keselamatan, Dinas Pariwisata juga menyoroti persoalan sampah yang kerap meningkat saat libur panjang. Karena itu, pihaknya menggandeng dinas terkait untuk melakukan imbauan dan pemantauan di ruang publik.
“Kemudian yang tak kalah penting terkait libur panjang, biasanya kita juga kerja sama dengan dinas terkait untuk melakukan imbauan ataupun monitoring terutama di tempat-tempat umum seperti Alun-Alun, Hutan Kota, dan sepanjang jalan. Pemantauannya terkait sampah,” jelasnya.
BACA JUGA:TPA Tlekung Kota Batu Bakal Jadi Tempat Pengolahan Sampah Terpadu Khusus Sampah Residu
Onny menguraikan, peningkatan volume sampah saat hari libur memang tidak bisa dihindari. Oleh sebab itu, Dinas Pariwisata secara intensif mengimbau para pelaku wisata untuk mengelola sampah dengan baik. Harapannya, sampah sudah dipilah sejak awal sebelum dibuang ke tempatnya.
“Ya karena memang tidak bisa dipungkiri pada saat hari libur itu biasanya terjadi peningkatan sampah. Oleh karena itu secara intens kita lakukan imbauan kepada wisatawan terkait pengelolaan sampah. Kita ingin agar sampah itu sebelum dibuang sudah terpilah seperti itu,” tambahnya.
Lebih lanjut, Onny menyampaikan, monitoring itu mengacu pada surat edaran dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa Timur. Dalam edaran itu, semua destinasi wisata diminta bersiap menghadapi potensi lonjakan pengunjung. Kesiapan meliputi pengelolaan parkir, jalur evakuasi, hingga pos kesehatan.
BACA JUGA:Trek Landai, Pemandangan Mantap, Gunung Bokong Cocok bagi Pendaki Pemula
“Jadi sudah ada surat edaran dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa Timur terkait wisata. Khususnya per hari ini, kita mendorong semua destinasi wisata bersiap diri jika terjadi lonjakan, mulai dari pengelolaan parkir, jalur evakuasi, tempat persiapan kesehatan, seperti itu,” katanya.
Onny menegaskan, pihaknya optimistis seluruh persiapan sudah siap seperti libur-libur sebelumnya. Berdasarkan pengalaman Januari dan Februari lalu, kunjungan wisatawan di Kota Batu bisa naik 30-40% dibanding hari biasa.
Sumber:

