Omo X Resmi Muncul, Motor Listrik Buatan Tangerang dengan Jarak Tempuh Hingga 210 Km
Omo X resmi tampil sebagai motor listrik buatan Tangerang dengan jarak tempuh hingga 210 km, fast charging, suspensi wishbone, dan fitur canggih.-Yt AutonetMagz-Yt AutonetMagz
JAKARTA, DISWAYMALANG.ID – Omo X akhirnya tampil ke publik setelah beberapa kali terlihat menjalani pengujian di jalan raya. Motor listrik buatan Tangerang ini hadir dengan desain futuristis dan menawarkan jarak tempuh yang menjadi salah satu daya tarik utamanya.
Motor listrik ini dikembangkan untuk kebutuhan mobilitas harian hingga perjalanan jarak jauh. Omo X tersedia dalam dua pilihan kapasitas baterai Lithium Iron Phosphate (LiFePO4), yakni 5,4 kWh dan 7,6 kWh.
Berdasarkan klaim pabrikan, varian standar mampu menempuh hingga 160 kilometer dalam sekali pengisian daya. Sementara versi dengan baterai lebih besar dapat mencapai jarak tempuh hingga 210 kilometer berdasarkan standar pengujian WMTC.
Jarak tempuh tersebut menempatkan Omo X sebagai salah satu motor listrik lokal dengan kemampuan jelajah yang cukup panjang di kelasnya.
Baterai Besar dan Dukungan Fast Charging
Selain menawarkan kapasitas baterai besar, Omo X juga telah mendukung pengisian daya cepat.
Menggunakan charger portable, proses pengisian dari 0 hingga 80 persen membutuhkan waktu sekitar enam jam. Sementara melalui sistem fast charging, waktu pengisian dapat dipangkas menjadi sekitar dua jam.
Pabrikan juga berencana menghadirkan stasiun pengisian cepat di sejumlah kota besar di Pulau Jawa. Dengan fasilitas tersebut, pengisian daya dari 0 hingga 80 persen diklaim dapat dilakukan hanya dalam waktu sekitar satu jam.
Untuk ketahanan terhadap cuaca dan genangan air, motor ini telah mengantongi sertifikasi IP67. Omo X diklaim mampu melintasi genangan air hingga kedalaman sekitar 50 sentimeter.
Desain Futuristis dengan Aerodinamika Tinggi
Dari sisi desain, Omo X tampil berbeda dibanding kebanyakan motor listrik yang beredar saat ini.
Bentuk bodinya mengusung konsep futuristis dengan panel-panel besar yang menyatu dari bagian depan hingga belakang. Karakter desain tersebut membuat banyak pengamat menyebutnya memiliki nuansa futuristik ala kendaraan konsep modern.
Pabrikan mengklaim motor ini memiliki koefisien hambatan udara (coefficient of drag) sekitar 0,4. Angka tersebut disebut berkontribusi terhadap peningkatan efisiensi energi dan membantu menambah jarak tempuh kendaraan.
Seluruh sistem pencahayaan telah menggunakan teknologi LED dengan lampu utama model proyektor.
Suspensi Wishbone Jadi Pembeda
Salah satu fitur yang cukup menarik adalah penggunaan suspensi depan model wishbone.
Konfigurasi ini masih jarang ditemukan pada motor listrik yang dipasarkan di Indonesia. Sistem tersebut diklaim mampu mengurangi gejala brake diving saat pengereman serta meningkatkan stabilitas berkendara.
Sumber: yt autonetmagz


