1 tahun disway

Penataan Jalan Gadang-Bumiayu Dimulai, Pemkot Malang Target Tuntas Sebelum Desember 2026

Penataan Jalan Gadang-Bumiayu Dimulai, Pemkot Malang Target Tuntas Sebelum Desember 2026

Revitalisasi pasar gadang--

KLOJEN, DISWAYMALANG.ID–Pemerintah Kota Malang resmi memulai proyek penataan koridor Jalan Gadang–Bumiayu pada Senin (15/6). Proyek yang telah lama dinantikan masyarakat ini ditargetkan mampu mengurai kemacetan, mengatasi genangan, memperbaiki infrastruktur jalan, sekaligus menata kawasan Pasar Gadang yang selama ini dikenal semrawut.

Wali Kota Malang Wahyu Hidayat mengatakan pekerjaan fisik telah memasuki tahap pelaksanaan setelah Surat Perintah Kerja (SPK) diterbitkan. Meski masa kontrak proyek ditetapkan selama 172 hari kalender, Pemkot Malang meminta pelaksana mempercepat penyelesaian pekerjaan menjadi 150 hari.

“Mulai hari ini pekerjaan Jalan Gadang-Bumiayu resmi dimulai. Kami berharap pekerjaan bisa selesai lebih cepat sehingga akhir November 2026 seluruh proyek sudah tuntas,” kata Wahyu.

Menurutnya, proyek tersebut merupakan tindak lanjut penataan kawasan Pasar Gadang yang selama bertahun-tahun menjadi salah satu titik kemacetan terparah di Kota Malang.

BACA JUGA:Hyundai Ioniq 5 Diskon hingga Rp300 Juta, Unit 2024 Dijual Mulai Rp574 Jutaan

Tahap awal pekerjaan akan difokuskan pada pembangunan dan normalisasi drainase di sepanjang koridor Jalan Gadang-Bumiayu. Saluran baru akan dibangun dengan lebar dan kedalaman masing-masing satu meter guna meningkatkan kapasitas aliran air.

“Drainase menjadi prioritas utama karena selama ini kawasan Pasar Gadang sering tergenang saat hujan. Setelah saluran selesai, baru dilanjutkan pengaspalan jalan,” ujarnya.

Selain pembangunan drainase dan perbaikan jalan, proyek juga mencakup pembangunan median jalan, pemasangan pagar pembatas, penataan akses masuk pasar, pembangunan jalan sirip, hingga rehabilitasi jembatan.

Selama masa konstruksi, arus lalu lintas di kawasan Pasar Gadang dipastikan akan mengalami gangguan. Untuk itu, Dinas Perhubungan Kota Malang telah menyiapkan rekayasa lalu lintas dengan sistem buka-tutup jalan guna menjaga mobilitas kendaraan tetap berjalan.

Wahyu meminta masyarakat memahami kondisi tersebut karena proyek yang dikerjakan akan memberikan manfaat jangka panjang bagi pengguna jalan.

“Selama pekerjaan berlangsung tentu ada ketidaknyamanan. Kami berharap masyarakat bisa memahami karena setelah selesai nanti akses dari Gadang hingga Bumiayu akan jauh lebih lancar,” katanya.

BACA JUGA:Kapolres Batu Kukuhkan Polisi Cilik, Siap Berkompetisi di Tingkat Provinsi

Salah satu fokus utama penataan adalah mengembalikan fungsi Jalan Gadang sebagai jalur transportasi utama, bukan area transaksi jual beli.

Sumber: