1 tahun disway

Wisudawan FBIPK Peraih Juara Internasional, Kini Emban Tugas Denok Kenang Semarang

Wisudawan FBIPK Peraih Juara Internasional, Kini Emban Tugas Denok Kenang Semarang

Kyara Ayu Bening Pambayun saat seleksi Denok Kenang Semarang. -humas UB--

MALANG, DISWAYMALANG.ID–Wisudawan berprestasi dari Fakultas Bio-Industri Pertanian dan Kehutanan (FBIPK) Universitas Brawijaya (UB) Kyara Ayu Bening Pambayun pernah mengharumkan nama Indonesia melalui ajang World Youth Invention and Innovation Award (WYIIA) 2023. Kini, ia tetap berkontribusi melalui amanah sebagai Runner Up II Denok Kenang Kota Semarang 2026, dengan aktif terlibat dalam berbagai kegiatan promosi budaya dan pembangunan daerah.

Kyara merupakan salah satu wisudawan dengan IPK 3,73 dari program studi Agroekoteknologi. Ia diwisuda pada Wisuda periode XVIX TA 2025/2026, Sabtu (13/6/2026) dikutip dari laman resmi UB.

BACA JUGA:Dua Mahasiswi FIA UB Lolos Pendanaan Nasional P2MW 2026, Hadirkan Cookies Bouquet Rasa Bunga Lokal

Dalam kompetisi tersebut, Kyara bersama tim mengembangkan gagasan yang fokus pada keberlanjutan lingkungan melalui pendekatan teknologi, pemberdayaan masyarakat, dan ekonomi sirkular. Ide tersebut lahir dari persoalan pengelolaan sampah dan ketahanan pangan yang semakin kompleks di kawasan perkotaan.   

“Inovasi tidak selalu harus dimulai dari sesuatu yang besar, tetapi dari kepekaan dalam melihat permasalahan di sekitar dan keberanian untuk menawarkan solusi,” ujarnya.

BACA JUGA:Menolak Manja, Oki Honestian Merajut Kemandirian Ekonomi lewat Kaus Musik Underground Malang

Selain berprestasi di tingkat internasional, Kyara juga meraih Juara 1 Lomba Esai Nasional dalam Islamic Fair of Public Health 2023. Melalui tulisannya, ia mengangkat pentingnya integrasi teknologi, keberlanjutan lingkungan, dan pemberdayaan masyarakat sebagai upaya meningkatkan kualitas kesehatan publik.

Semangat Kyara tidak berhenti pada dunia riset. Setelah menyelesaikan studinya, Kyara kini berhasil menajdi Runner Up II Denok Kenang Kota Semarang 2026. Melalui peran tersebut, ia aktif terlibat dalam promosi budaya, pariwisata, serta berbagai program yang mendukung pembangunan Kota Semarang.

BACA JUGA:Fasih Berbahasa Indonesia, Mahasiswa Asal Madagaskar di UB Raih Juara III Lafest Competition 2026

“Saya memiliki ketertarikan yang cukup besar pada bidang seni dan budaya. Ketertarikan tersebut semakin berkembang melalui peran saya sebagai Denok Kenang Kota Semarang yang banyak bersinggungan dengan pelestarian budaya lokal,” pungkasnya.

Sumber: