1 tahun disway

ICAR V23 Resmi Diperkenalkan, Desain Retro Futuristik Jadi Daya Tarik Utama

ICAR V23 Resmi Diperkenalkan, Desain Retro Futuristik Jadi Daya Tarik Utama

ICAR V23 hadir dengan desain retro futuristik, baterai 81,76 kWh dan sistem AWD. Simak kelebihan, kekurangan, serta spesifikasi lengkapnya.-Yt Ridwan Hanif-Yt Ridwan Hanif

JAKARTA, DISWAYMALANG.ID – Kehadiran ICAR V23 menjadi salah satu sorotan di segmen kendaraan listrik Indonesia. SUV listrik bergaya retro futuristik ini menawarkan desain yang berbeda dari kebanyakan mobil listrik yang beredar saat ini.

Meski berada di bawah naungan Chery Group, ICAR V23 hadir dengan karakter yang sangat kuat. Mobil ini menjadi model kedua dari merek ICAR setelah hadirnya Chery J6 yang di pasar China dikenal sebagai ICAR 03. Menariknya, secara posisi produk di China, V23 berada di bawah ICAR 03. Namun ketika masuk ke Indonesia, harga yang diperkenalkan justru lebih tinggi dibanding Chery J6.

Pada ajang Indonesia International Motor Show (IIMS), ICAR V23 diperkenalkan dalam varian tertinggi dengan sejumlah aksesori tambahan. Harga yang diumumkan mencapai sekitar Rp789 juta, membuat banyak pengunjung mempertanyakan posisi model ini di dalam lini produk Chery Group.

Desain Jadi Nilai Jual Utama

Salah satu kekuatan terbesar ICAR V23 terletak pada desainnya. SUV listrik ini mengusung bentuk kotak dengan sentuhan klasik yang dipadukan teknologi modern. Tampilan depan yang tegak, overfender besar, serta siluet bodi mengingatkan pada SUV legendaris seperti Land Rover Defender maupun Mercedes-Benz G-Class.

Desain tersebut memang memberikan kesan tangguh dan unik. Namun konsekuensinya adalah aspek aerodinamika yang kurang optimal. Hal itu terlihat dari klaim jarak tempuh yang hanya mencapai sekitar 430 kilometer berdasarkan standar NEDC, meskipun mobil ini menggunakan baterai berkapasitas besar 81,76 kWh.

Di pasar China sendiri, kapasitas baterai tersebut mampu menghasilkan klaim jarak tempuh hingga 501 kilometer berdasarkan standar CLTC.

Baterai Besar dan Performa AWD

ICAR V23 yang diperkenalkan di Indonesia menggunakan sistem penggerak all-wheel drive (AWD). Tenaganya mencapai sekitar 210 hp dengan torsi maksimum 255 Nm.

Saat diuji di jalan raya, akselerasi mobil ini dinilai responsif. Distribusi tenaga ke roda depan dan belakang membuat karakter berkendaranya terasa sigap, terutama saat melakukan akselerasi dari posisi diam.

Menariknya, konsumsi energi selama penggunaan harian dinilai cukup efisien. Meski memiliki klaim jarak tempuh yang tidak terlalu tinggi di atas kertas, performa baterainya disebut mampu bersaing dengan sejumlah SUV listrik lain yang memiliki klaim jarak tempuh lebih besar.

Interior Unik dengan Banyak Detail Menarik

Masuk ke dalam kabin, ICAR V23 menghadirkan nuansa yang berbeda dibanding SUV listrik asal China pada umumnya. Desain dashboard memadukan elemen klasik dan modern melalui penggunaan tombol fisik, kenop putar, serta layar sentral berukuran besar.

Kabin juga dipenuhi berbagai detail unik seperti aksen warna kontras, kompartemen penyimpanan tersembunyi, hingga dukungan Apple CarPlay dan Android Auto. Sistem audio bawaan juga dinilai memiliki kualitas suara yang baik, terutama pada vokal dan detail instrumen.

Selain itu, mobil ini telah dilengkapi fitur Advanced Driver Assistance System (ADAS), kamera 360 derajat, pendingin kursi depan, serta berbagai mode berkendara yang dapat dipilih sesuai kebutuhan.

Masih Ada Beberapa Kekurangan

Di balik desain dan fitur yang menarik, ICAR V23 masih memiliki sejumlah catatan. Salah satunya adalah kenyamanan suspensi yang dianggap belum sepenuhnya cocok untuk kondisi jalan di Indonesia.

Karakter suspensinya terasa cukup kaku saat melintasi permukaan jalan yang bergelombang, meskipun tetap mampu meredam benturan besar dengan cukup baik. Selain itu, kursi belakang belum dilengkapi ventilasi AC maupun port pengisian daya yang kini mulai menjadi fitur umum di kelasnya.

Sumber: yt ridwan hanif

Berita Terkait