Peduli Kesehatan Mata Mahasiswa, LPMI dan PUK UB Bagikan 220 Kacamata Gratis
Pembagian 220 kacamata gratis bagi mahasiswa Universitas Brawijaya--prasetya.ub.ac.id
MALANG, DISWAYMALANG.ID–Sebanyak 220 kacamata gratis dibagikan kepada mahasiswa Universitas Brawijaya (UB) dalam kegiatan yang digelar di Ruang Pertemuan Direktorat Pengembangan Karier dan Alumni (DPKA), Selasa (9/6/2026). Program ini merupakan hasil kolaborasi antara Lembaga Pelayanan Mahasiswa Indonesia (LPMI) dan Persekutuan Doa Umat Kristiani Universitas Brawijaya (PUK UB).
Kegiatan ini menjadi bentuk kepedulian terhadap kesehatan mata mahasiswa yang sehari-hari tidak lepas dari penggunaan perangkat digital untuk menunjang aktivitas perkuliahan. Mulai mengerjakan tugas, mengikuti perkuliahan daring, hingga mengakses berbagai sumber belajar, sebagian besar mahasiswa menghabiskan waktu berjam-jam di depan layar laptop maupun telepon pintar.
Koordinator LPMI Ayub mengatakan, tingginya intensitas penggunaan perangkat elektronik menjadi salah satu alasan utama penyelenggaraan kegiatan tersebut.
“Kami melayani mahasiswa di UB dan melihat banyak mahasiswa yang mengerjakan tugas menggunakan laptop. Kemungkinan mereka terkena dampak dari paparan layar. Karena itu, kacamata ini menjadi salah satu jawaban untuk membantu mereka,” ujarnya, dikutip dari laman resmi, Rabu (10/6/2026).
BACA JUGA:Hari Terakhir Pengambilan PIN SPMB SMAN 1 Kota Batu: 12 Calon Siswa Terancam Gugur
Menurut Ayub, program pembagian kacamata ini juga merupakan upaya untuk membantu mahasiswa yang membutuhkan alat bantu penglihatan, namun terkendala biaya atau belum sempat melakukan pemeriksaan mata secara mandiri.
Sebelum menerima kacamata, peserta terlebih dahulu menjalani pemeriksaan mata sederhana guna mengetahui kebutuhan masing-masing. Dari hasil pemeriksaan tersebut, peserta dapat memperoleh kacamata minus maupun plus yang disesuaikan dengan kondisi penglihatannya.
Ayub menjelaskan bahwa kerja sama dengan PUK UB dilakukan untuk memperluas manfaat program sehingga dapat menjangkau lebih banyak mahasiswa yang membutuhkan.
“Harapannya mereka bisa mendapatkan kacamata yang cocok untuk memperlancar tugas mereka sebagai mahasiswa,” katanya.
BACA JUGA:Dua Pelaku Curanmor Rumah Kos di Kota Malang Ditangkap, Polisi Ungkap Lima TKP
Antusiasme mahasiswa terlihat cukup tinggi. Seluruh kuota sebanyak 220 peserta telah terisi melalui pendaftaran yang dibuka sebelumnya.
“Kami menyediakan 220 kacamata, tetapi juga ada cadangan apabila ada peserta yang datang langsung tanpa mendaftar sebelumnya,” jelasnya.
Program ini terbuka bagi seluruh sivitas akademika UB. Namun, mengingat jumlah kacamata yang tersedia terbatas, prioritas penerima diberikan kepada mahasiswa UB. Kehadiran peserta di luar daftar pendaftar tetap dilayani selama persediaan masih tersedia.
Melalui kegiatan sosial tersebut, LPMI dan PUK UB berharap mahasiswa semakin sadar akan pentingnya menjaga kesehatan mata, terutama di tengah tingginya penggunaan perangkat digital dalam proses pembelajaran.
Sumber: prasetya.ub.ac.id
