1 tahun disway

Bromo Diselimuti Embun Beku, Suhu Dini Hari Turun hingga di Bawah 5 Derajat Celsius

Bromo Diselimuti Embun Beku, Suhu Dini Hari Turun hingga di Bawah 5 Derajat Celsius

Kawasan Gunung Bromo--

MALANG, DISWAYMALANG.ID–Fenomena embun beku atau embun upas kembali muncul di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS). Lapisan kristal es tampak menutupi hamparan rumput dan sejumlah area di sekitar kaldera Gunung Bromo akibat suhu udara yang turun drastis saat dini hari.

Kemunculan embun upas tersebut menjadi yang pertama tercatat pada musim kemarau tahun ini dan langsung menarik perhatian wisatawan yang tengah berkunjung ke kawasan Bromo.

Fenomena ini terjadi setelah suhu udara di kawasan Bromo merosot hingga di bawah 5 derajat Celsius pada malam hingga dini hari. Kondisi tersebut menyebabkan embun yang terbentuk sepanjang malam membeku dan berubah menjadi lapisan kristal es berwarna putih yang menyerupai salju.

Kepala Bagian Tata Usaha Balai Besar TNBTS Septi Eka Wardhani mengatakan kemunculan embun upas merupakan fenomena alam yang lazim terjadi di Bromo saat memasuki puncak musim kemarau.

BACA JUGA:Dishub Kota Malang Bakal Perketat Pengawasan Polisi Tidur, Warga Diminta Tak Bangun Sembarangan

“Fenomena embun upas biasanya muncul ketika suhu udara turun sangat rendah pada malam hari. Ini menjadi salah satu daya tarik alam yang banyak dinantikan wisatawan,” ujarnya, Rabu (10/6).

Selain menciptakan panorama unik, kemunculan embun upas juga menjadi penanda mulai menguatnya musim kemarau di kawasan pegunungan Bromo.

Balai Besar TNBTS mengimbau wisatawan yang berkunjung pada pagi hari untuk mempersiapkan perlengkapan yang memadai, seperti jaket tebal, sarung tangan, penutup kepala, dan perlengkapan penghangat lainnya mengingat suhu udara diperkirakan masih akan terus menurun dalam beberapa pekan ke depan.

BACA JUGA:Cuaca Malang Raya 10 Juni 2026 Diprediksi Dominan Cerah Berawan dengan Variasi Udara Kabur

Fenomena embun upas sendiri merupakan proses pembekuan embun akibat suhu permukaan yang mendekati atau berada di bawah titik beku. Meski kerap disebut “salju Bromo”, lapisan putih tersebut sebenarnya adalah kristal es yang terbentuk dari embun yang membeku.

Kemunculan embun beku di Bromo menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan domestik maupun mancanegara yang ingin menyaksikan fenomena alam langka di kawasan tropis Indonesia. Banyak pengunjung memanfaatkan momen tersebut untuk berburu foto dengan latar hamparan rumput yang berubah putih akibat tertutup lapisan es tipis. 

Sumber: