Incar Bandara-Bandara Israel, Iran Luncurkan Operasi Nasr
Iran lancarkan Operasi Nasr dalam pertempuran terbaru dengan Israel, incar pangkalan udara Nevatim dan Tel Nof-Tasnim News Agency---
TEHERAN, DISWAYMALANG.ID–Pasukan dirgantara Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) menyerang pusat-pusat utama di dua pangkalan udara paling strategis milik Israel: Nevatim dan Tel Nof. Serangan berjuluk "Operasi Nasr" ini diluncurkan Senin, 8 Juni 2026, pagi.
"Dengan bertawakal kepada Tuhan Yang Maha Kuasa, beberapa menit yang lalu para pejuang pemberani dari Pasukan Dirgantara IRGC meluncurkan Operasi Nasr, yang menargetkan pusat-pusat utama di pangkalan udara strategis Nevatim dan Tel Nof," bunyi pernyataan IRGC, seraya mengutip ayat Alquran tentang izin mengangkat senjata bagi mereka yang telah dizalimi.
BACA JUGA:Yaman Deklarasikan Larangan Navigasi di Laut Merah usai Join dengan Iran Serang Israel
Dilansir Harian Disway, Kantor humas IRGC menyatakan bahwa operasi militer ini diluncurkan dengan sandi "Ya Heydar Karrar". Operasi tersebut didedikasikan sebagai penghormatan kepada para martir dari "Perang 12 Hari" antara Israel dan Iran pada Juni 2025 lalu.
Berdasarkan pernyataan resminya, IRGC menegaskan bahwa operasi ini merupakan respons langsung terhadap serangan rudal Israel sebelumnya yang menyasar situs-situs radar Iran di tiga lokasi berbeda di negara tersebut.
Pihak IRGC menekankan bahwa kecepatan respons terhadap agresi militer Israel serta perluasan cakupan target sasaran menjadi strategi utama dari operasi pada fase konflik saat ini. Selain itu, seluruh unit tempur dan operasional IRGC kini berada dalam kesiapan penuh untuk melakukan operasi pembalasan yang lebih luas di semua lini, dengan rencana aksi yang telah disiapkan guna menghadapi berbagai skenario musuh.
BACA JUGA:Syarat Damai dengan Iran, Trump Desak Negara-Negara Muslim Normalisasi Hubungan dengan Israel
Serangan Iran Minggu Malam
Serangan udara pada Senin pagi ini memperpanjang rangkaian kontak senjata yang terjadi sejak malam sebelumnya. Pada hari Minggu malam, angkatan bersenjata Iran telah meluncurkan beberapa gelombang serangan rudal ke posisi-posisi rezim Zionis.
Sumber-sumber informasi dari pihak Iran menyebutkan bahwa serangan rudal pada Minggu malam tersebut diluncurkan sebagai respons atas pelanggaran gencatan senjata dengan Lebanon yang berulang kali dilakukan oleh Israel, meskipun Iran telah memberikan peringatan sebelumnya.
Sumber tersebut juga mengklaim bahwa rudal-rudal yang ditembakkan berhasil mengenai sasaran secara akurat.
BACA JUGA:Syarat Damai dengan Iran, Trump Desak Negara-Negara Muslim Normalisasi Hubungan dengan Israel
Namun, klaim tersebut dibantah oleh pihak militer Israel. Pihak Israel menyatakan bahwa sistem pertahanan udara mereka berhasil menghalau gelombang serangan pertama dan terus bersiaga menghadapi serangan berikutnya.
"IDF telah mencegat semua rudal dari Iran sejajar ini. IDF saat ini telah mengidentifikasi adanya peluncuran tambahan yang ditembakkan ke arah Negara Israel. Jajaran Pertahanan Udara saat ini sedang mengidentifikasi dan mencegat ancaman-ancaman tersebut," demikian pernyataan resmi militer Israel.
Sumber:
