1 tahun disway

Utomo, Petani Apel Kota Batu Terapkan Semiorganik, Biaya Turun Hasil Naik

Utomo, Petani Apel Kota Batu Terapkan Semiorganik, Biaya Turun Hasil Naik

Utomo menunjukkan apel di lahannya yang akan segera panen. -Sholeh-Diswaymalang.id

BATU, DISWAYMALANG--Utomo, petani apel di Dusun Gerdu, Desa Tulungrejo, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu mulai beralih ke sistem semiorganik. Sistem ini memadukan antara penggunaan pupuk kimia dengan pupuk kompos atau pupuk kandang.

Sistem semiorganik itu diterapkan dengan pola, memakai pupuk kimia saat pembentukan bunga. Kemudian masuk full organik saat bunga berumur 2,5 bulan sampai panen.

"Saya belum berani full organik saat masa pembungaan. Tapi umur 2 bulan setengah sampai tua harus sudah masuk organik sampai panen," kata Utomo kepada Disway Malang, Minggu (7/6/2026).

BACA JUGA:Wali Kota Batu Komitmen Kawal Subsidi Pupuk dan Revitalisasi Lahan Apel

Penggunaan pupuk kimia, kata Utomo, hanya diterapkan untuk menyemprot bunga. Sementara ia tetap menggunakan pupuk kandang untuk memberikan nutrisi di bagian akar pohon. 

Trik Pemberian Pupuk Kandang

Pria yang juga Ketua Kelompok Tani Maju Bersama itu memiliki cara tersendiri untuk untuk memupuk akar pohon apel. Yakni, dengan membuat parit setinggi 20 cm yang mengelilingi pohon. Kemudian parit itu diisi pupuk bercampur sekam. 

Sedangkan, tepat dibawah pohon apel ditaburi pupuk kandang dari kotoran kambing. Menurut Utomo, metode ini akan memberikan nutrisi terus-menerus ke Apel dari masa bunga hingga panen.

BACA JUGA:Pelaku Wisata Petik Apel Inginkan Bantuan Pemkot Batu agar Pulih seperti Era sebelum Covid

"Untuk pupuk organik yang untuk disemprot, saya meracik sendiri. Fragmentasi dari beberapa bahan alami," katanya.

Biaya Operasional Turun 40 Persen 

Menurut Utomo, dengan semiorganik hasilnya langsung terasa. Biaya operasional turun 40 Persen, hasil panen lebih bagus, rasa apel juga beda. Dulu saat pakai full kimia, produksi mentok 4-6 ton per tahun. Sekarang dengan semiorganik, ia yakin hasilnya bisa lebih dari itu.

"Saya baru 2 kali panen menerapkan semiorganik. Insya Allah sekarang lebih banyak hasilnya. Sudah kelihatan, karena buahnya bergerombol," urainya.

Semiorganik Kurangi Hama 

Sumber:

Berita Terkait