1 tahun disway

Polytron Fox 350 Buatan Indonesia atau Motor China? Ini Fakta TKDN, Baterai dan Komponennya

Polytron Fox 350 Buatan Indonesia atau Motor China? Ini Fakta TKDN, Baterai dan Komponennya

Polytron Fox 350 buatan Indonesia atau motor China? Simak fakta TKDN, asal baterai, komponen utama, dan jaringan servis motor listrik ini.-Yt Obey Motologi-Yt Obey Motologi

JAKARTA, DISWAYMALANG.ID - Kehadiran Polytron Fox 350 di pasar motor listrik Indonesia memunculkan beragam pertanyaan dari masyarakat. Salah satu yang paling sering dibahas adalah asal-usul motor listrik tersebut. Apakah Polytron Fox 350 benar-benar produk Indonesia atau hanya motor asal China yang dipasarkan ulang dengan merek lokal?

Pertanyaan itu muncul seiring meningkatnya minat masyarakat terhadap kendaraan listrik. Di tengah tren transisi menuju kendaraan bebas emisi, Polytron Fox 350 hadir dengan spesifikasi yang cukup kompetitif, mulai dari tenaga puncak 6.409 watt, baterai berkapasitas 3,75 kWh hingga klaim jarak tempuh mencapai 130 kilometer dalam sekali pengisian daya.

Namun di balik spesifikasi tersebut, isu mengenai Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) dan sumber komponen utama masih menjadi perhatian calon konsumen.

Polytron Masuk Industri Motor Listrik

Polytron selama ini dikenal sebagai perusahaan elektronik yang telah beroperasi sejak 1975. Perusahaan yang berbasis di Kudus, Jawa Tengah, itu sebelumnya lebih dikenal melalui produk elektronik rumah tangga seperti televisi, audio, dan peralatan elektronik lainnya.

Masuknya Polytron ke industri kendaraan listrik dinilai sebagai langkah yang cukup logis. Pasalnya, motor listrik memiliki banyak komponen berbasis elektronik, mulai dari baterai, controller, sistem manajemen daya hingga perangkat lunak yang mengatur performa kendaraan.

Kemampuan riset dan pengembangan yang telah dimiliki selama puluhan tahun menjadi salah satu modal penting bagi perusahaan dalam mengembangkan kendaraan listrik.

Apakah Polytron Fox 350 Motor China?

Berdasarkan penjelasan dalam video tersebut, Polytron Fox 350 merupakan produk yang dipasarkan oleh PT Hartono Istana Teknologi. Proses perakitan kendaraan dilakukan di Indonesia, termasuk penyetelan sistem elektronik dan pengembangan yang disesuaikan dengan kondisi jalan serta iklim di Tanah Air.

Karena itu, menyebut Polytron Fox 350 sebagai motor China secara utuh dinilai kurang tepat. Meski demikian, seperti industri otomotif global pada umumnya, pengembangan kendaraan tetap melibatkan rantai pasok internasional untuk beberapa komponen utama.

Praktik penggunaan komponen dari berbagai negara juga dilakukan oleh banyak pabrikan otomotif dunia, termasuk produsen kendaraan asal Jepang maupun Eropa.

Fakta TKDN Polytron Fox 350

Salah satu indikator yang sering digunakan untuk menilai tingkat lokalisasi produk adalah nilai TKDN. Dalam video disebutkan bahwa lini motor listrik Polytron memiliki tingkat kandungan lokal yang berada di kisaran 45 hingga 50 persen.

Angka tersebut sudah melampaui batas minimum yang ditetapkan pemerintah untuk mendapatkan insentif kendaraan listrik.

Komponen yang umumnya telah diproduksi atau dirakit di dalam negeri mencakup rangka, panel bodi, sistem kelistrikan tertentu, wiring harness, hingga proses perakitan kendaraan secara keseluruhan.

Dengan demikian, klaim bahwa motor listrik dapat dibuat dengan TKDN 100 persen masih sulit diwujudkan mengingat industri komponen kendaraan listrik global masih sangat terintegrasi.

Komponen yang Masih Mengandalkan Rantai Pasok Global

Beberapa komponen utama kendaraan listrik masih bergantung pada teknologi dan pemasok internasional. Salah satunya adalah sel baterai Lithium Iron Phosphate (LiFePO4) yang digunakan pada Polytron Fox 350.

Sumber: yt obey motologi

Berita Terkait