Dusun Brau, Kota Batu, Sentra Susu yang Go Internasional lewat Wisata Edukasi
Kunjungan Chiang May University Thailand ke Koperasi Margo Makmur Mandiri Dusun Brau Kota Batu -Istimewa -
BATU, DISWAYMALANG.ID--Dusun Brau, Desa Gunungsari, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu memang dikenal sebagai pusat peternakan sapi perah di Kota Wisata tersebut. Tak heran jika wilayah yang berada di kaki Gunung Banyak ini merupakan sentra penghasil susu.
Hal itulah yang dimanfaatkan oleh warga untuk menjadikan potensi daerah sebagai wisata edukasi di bawah naungan Koperasi Margo Makmur Mandiri. Koperasi ini beranggotakan peternak sapi perah Dusun Brau yang memiliki fokus dalam bidang pembinaan dan pelatihan kepada anggota. Juga fokus dalam pemasaran produk-produk susu segar.
"Dalam Wisata Edukasi ini pengunjung bisa mendapatkan pengetahuan tentang peternakan sapi perah, soal manfaat susu, kemudian melihat rumah produksi pengolahan susu," kata Muhammad Munir, ketua Koperasi Margo Makmur Mandiri, ditemui Disway Malang, Kamis (4/6/2026).
BACA JUGA:Menelisik Jejak Sejarah dan Mekarnya Industri Mawar di Desa Gunungsari
Munir menjelaskan, wisata edukasi susu memiliki beberapa tahapan. Yaitu wisatawan berkumpul dulu di koperasi untuk menerima paparan atau penjelasan soal wisata edukasi. Setelah itu, wisatawan diajak lakukan kunjungan kelapangan atau ke kandang sapi.
"Yang pertama ke kandang, disana kita berikan edukasi pemeliharaan sapi, seperti memberi pakan, pembersihan kandang dan memerah susu," jelasnya.
Kemudian, susu dari kandang tersebut dibawa ke koperasi. Di Koperasi akan dijelaskan SOP penerimaan susu, mulai dari uji warna uji rasa dan uji kualitas. wisatawan juga dikenalkan cara penyimpanan susu atau proses pendinginan susu.
"Karena Susu dari peternak itu masih 32 derajat. Makanya harus segera masuk mesin pendingin susu hingga suhu turun 1,5 derajat," tambahnya.
BACA JUGA:Wangi Mawar di Lereng Arjuna: Dari Petani Sayur Gunungsari Menjadi Kiblat Florikultura Nusantara
Setelah itu, wisatawan diberikan pemaparan pola distribusi atau pemasaran Susu. Terakhir, wisatawan diajak untuk melihat proses pengolahan susu. Berbagai menu olahan susu juga disajikan untuk para wisatawan saat mengikuti program wisata edukasi susu di Dusun Brau. Seperti susu murni, susu pasteurisasi, yogurt, ice cream, stik susu, permen susu dan berbagai makanan olahan lainnya.
"Sebagian susu kita olah sendiri menjadi susi pasteurisasi dan keju, baru selebihnya kita kirim ke industri pengolahan Susu," urai Munir.
Munir menyebutkan, wisatawan edukasi Susu kebanyakan adalah siswi maupun mahasiswa. Mereka datang secara rombongan yang dikoordinir oleh pihak lembaga. Tidak hanya itu, lanjut Munir, pihaknya juga beberapa kali menerima kunjungan dari universitas luar negeri.
Sumber:




