1 tahun disway

Respons Dadan Hindayana usai Dicopot dari Kepala BGN dan 5 Kontroversi selama Dia Menjabat

Respons Dadan Hindayana usai Dicopot dari Kepala BGN dan 5 Kontroversi selama Dia Menjabat

Kejaksaan Agung tengah menggeledah Kantor Badan Gizi Nasional dan dikabarkan turut mengamankan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana pada pagi tadi-Dok.Disway---

JAKARTA, DISWAYMALANG.ID–Dadan Hindayana sempat buka suara beberapa jam setelah dicopot Presiden Prabowo Subianto dari jabatan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) dan sebelum ditahan Kejaksaan Agung (Agung). Dadan menegaskan bahwa pergantian pimpinan lembaga merupakan kewenangan penuh Presiden sebagai kepala pemerintahan.

"Pergantian anggota kabinet merupakan Hak mutlak penuh Bapak Presiden RI. Beliau paham betul yang terbaik untuk melaksanakan program kerja yang dicanangkan," kata Dadan kepada wartawan, Selasa, 2 Juni 2026.

Meski tidak lagi menjabat sebagai kepala BGN, Dadan optimistis Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai salah satu program unggulan pemerintahan Prabowo akan memberikan manfaat besar bagi masyarakat Indonesia. Terutama dalam upaya meningkatkan kualitas gizi nasional.


Eks Kepala BGN Dadan Hindayana ditahan Kejaksaan Agung.-IST--

Dadan juga menyampaikan rasa terima kasih kepada Presiden Prabowo karena telah memberinya kesempatan menjadi bagian dari Kabinet Merah Putih. "Saya berterima kasih tidak terhingga karena telah diberi kesempatan menjadi anggota Kabinet Merah Putih yang tidak pernah terbayangkan sebelumnya," ujarnya.

BACA JUGA:Dadan Hindayana dan 2 Eks Wakil Kepala BGN Ditahan Kejagung, Diduga Korupsi Program MBG

Ia pun mendoakan agar pemerintahan Prabowo dapat berjalan sukses dan mampu membawa kesejahteraan bagi masyarakat Indonesia. "Insyaa Allah beliau akan sukses memimpin bangsa Indonesia dan membawa kesejahteraan pada seluruh masyarakat," lanjutnya.

Namun Rabu (3/6/2026), Dadan dan dua mantan Wakil kepala BGN dijemput penyidik Kejaksaan Agung. Kemudian ketiganya ditahan karena diduga korupsi program MBG.

5 Kontroversi Dadan: Susu 2 Liter hingga Wacana MBG di Saudi

Nama Dadan kembali menjadi sorotan setelah Presiden Prabowo resmi mencopotnya dari jabatan kepala BGN pada Selasa, 2 Juni 2026. Posisinya kini digantikan oleh Nanik S Deyang yang sebelumnya menjabat sebagai Wakil Kepala BGN Bidang Komunikasi Publik dan Investigasi.

Selama memimpin BGN dan mengawal program MBG, Dadan beberapa kali menjadi perhatian publik karena sejumlah pernyataan dan kebijakan yang memicu perdebatan. Mulai dari anjuran minum susu dua liter sehari hingga wacana perluasan MBG ke Arab Saudi.

BACA JUGA:Heli Suyanto Dukung Langkah Presiden Copot Kepala BGN: Ada Ribuan Laporan Warga soal MBG

Berikut sejumlah kontroversi yang sempat mengiringi masa jabatan Dadan Hindayana sebagai Kepala BGN:

1. Anjuran Minum Susu 2 Liter per Hari

Kontroversi terbaru muncul setelah Dadan menyarankan anak-anak mengonsumsi susu hingga dua liter per hari untuk mendukung pertumbuhan tinggi badan. Pernyataan tersebut disampaikan saat menghadiri kegiatan di Pondok Pesantren Syaichona Muhammad Cholil pada 26 Mei 2026.

Meski dimaksudkan untuk meningkatkan asupan gizi, pernyataan itu menuai kritik karena dianggap kurang realistis bagi banyak keluarga Indonesia yang masih menghadapi keterbatasan ekonomi.

Sumber: harian disway