1 tahun disway

‎Pemkot Batu Sukses Pertahankan WTP BPK RI Sebelas Kali ‎

‎Pemkot Batu Sukses Pertahankan WTP BPK RI Sebelas Kali  ‎

Plt. Wali Kota Batu Heli Suyanto bersama Ketua DPRD Kota Batu menerima LHP BPK RI--

BATU, DISWAYMALANG.ID-Pemerintah Kota Batu kembali meraih predikat opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) tahun anggaran 2025. Predikat WTP itu menjadi capaian ke-11 yang diraih berturut-turut oleh Pemkot Batu.

‎Hal tersebut sebagai bentuk komitmen Pemkot Batu dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel.

‎"Kami menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh instansi, staf, serta elemen masyarakat yang telah bekerja keras mempertahankan tradisi prestasi ini," kata Wakil Wali Kota Batu Heli Suyanto, Selasa (2/6/2026).

BACA JUGA:Wali Kota Nurochman Tiba Kembali Bersama Rombongan Jemaah Haji Kota Batu

‎Menurut Politikus partai Gerindra itu, predikat WTP menunjukkan bahwa penyajian laporan keuangan yang dilakukan oleh seluruh jajaran perangkat daerah di Pemkot telah memenuhi standar akuntansi pemerintahan yang ditetapkan secara nasional.

‎Menurutnya, mempertahankan opini WTP hingga sebelas kali bukanlah hal yang mudah, melainkan buah dari kedisiplinan dan sinergi yang kuat dalam pengelolaan anggaran daerah.

‎"Prestasi ini merupakan hasil kerja keras kolektif seluruh jajaran Pemkot Batu dalam mengelola keuangan daerah yang transparan dan dapat dipertanggungjawabkan," jelasnya.

BACA JUGA:Libur Panjang Berkah: Ratusan Ribu Wisatawan Padati Kota Batu, Okupansi Hotel Tembus 95%

‎Penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK RI tersebut dilaksanakan hari Jumat (29/5/2026) lalu. Penghargaan diterima langsung oleh Plt. Wali Kota Batu Heli Suyanto bersama Ketua DPRD Kota Batu di Kantor Perwakilan BPK RI Jawa Timur.

‎BPK RI memberikan opini WTP berdasarkan empat kriteria utama, yaitu kesesuaian dengan standar akuntansi pemerintahan, kecukupan pengungkapan informasi keuangan, kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan, serta efektivitas sistem pengendalian internal.

‎Pemkot Batu dinilai mampu memenuhi seluruh indikator tersebut dengan baik serta terus melakukan perbaikan tata kelola aset daerah secara berkelanjutan.

BACA JUGA:406 Anak Berkebutuhan Khusus Belajar di Sekolah Reguler Kota Batu

‎"Raihan WTP ke-11 secara berturut-turut ini harus menjadi motivasi kuat bagi kita semua untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik. Serta memastikan bahwa setiap rupiah anggaran daerah benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat," tegas Heli.

‎Heli menegaskan, ke depan, Pemerintah Kota Batu berkomitmen untuk tidak sekadar mempertahankan predikat administratif ini, melainkan terus mendorong inovasi digitalisasi sistem keuangan guna mempersempit ruang celah penyimpangan anggaran.

Sumber: