1 tahun disway

Libur Panjang Meledak! Pantai 3IN1 Malang Selatan Diserbu Wisatawan hingga 70 Persen

Libur Panjang Meledak! Pantai 3IN1 Malang Selatan Diserbu Wisatawan hingga 70 Persen

Pantai Banyu meneng--

KEPANJEN, DISWAYMALANG.ID – Kawasan wisata Pantai 3 in 1 di Desa Bandungrejo, Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang diprediksi menjadi salah satu destinasi favorit selama libur panjang akhir Mei 2026. Lonjakan kunjungan wisatawan bahkan diperkirakan meningkat hingga 70 persen dibanding hari biasa.

Dari tiga pantai yang berada dalam satu kawasan, yakni Pantai Ngentup, Pantai Banyu Meneng, dan Pantai Selok, Pantai Banyu Meneng menjadi destinasi paling diminati wisatawan. Pantai ini dikenal memiliki ombak relatif tenang sehingga aman untuk anak-anak bermain air maupun berenang di tepi pantai.

BACA JUGA:Liburan Hemat di Malang Raya: 6 Destinasi Estetik Ini Bisa Dikunjungi Gratis! 

Pengelola Pantai 3 in 1, M. Zainul Afkar, mengatakan peningkatan jumlah wisatawan mulai terlihat dari tingginya reservasi area camping yang dilakukan pengunjung menjelang libur panjang.

“Kalau libur panjang ini dipastikan ada peningkatan. Reservasi tenda camping sudah banyak masuk. Kami juga melakukan persiapan mulai dari pembersihan area pantai hingga peningkatan keamanan untuk kenyamanan pengunjung,” ujar Zainul, Sabtu (30/5).

Selain panorama pantai dan suasana alam yang masih asri, kawasan Pantai 3 in 1 juga menawarkan area camping ground tepat di bibir pantai. Fasilitas tersebut menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan yang ingin menikmati suasana malam di pesisir selatan Kabupaten Malang.

Untuk masuk ke kawasan wisata ini, pengunjung dikenakan tiket sebesar Rp15 ribu per orang. Sedangkan tarif parkir kendaraan roda dua Rp5 ribu dan roda empat Rp10 ribu.

Pengelola juga menyediakan sejumlah wahana wisata air seperti kano dengan tarif Rp50 ribu per jam. Selain itu tersedia paket paddle board mulai Rp300 ribu hingga Rp500 ribu per hari yang sudah termasuk dokumentasi foto dan video drone, makan dua kali, layanan penjemputan, hingga kopi pagi.

BACA JUGA:Bendungan Selorejo Surga Mancing di Malang Barat, Ikan Mujair Jadi Buruan Utama 

Mengantisipasi membludaknya wisatawan, pengelola memperketat pengamanan dengan menambah personel SAR dan petugas keamanan di sejumlah titik pantai.

“Kami tambah personel SAR dan keamanan agar wisatawan merasa aman saat berlibur, terutama di area pantai dan camping ground,” jelasnya.

Di sisi lain, pengelola kini mulai memberlakukan larangan penggunaan sound horeg berdaya besar di kawasan wisata pantai. Kebijakan tersebut diterapkan setelah banyak wisatawan mengeluhkan kebisingan yang dinilai mengganggu kenyamanan selama berlibur.

BACA JUGA:Pantai Teluk Asmara Malang Lengkapi Fasilitas: Area Camping hingga Kuliner, Semua Ada! 

Sumber: