Veda Ega Pratama Bikin Geger Moto3 Italia 2026, Data Telemetrinya Dipelajari Rival
Moto3 Italia 2026 memanas usai data balap Veda Ega Pratama dipelajari rival. Rider Indonesia makin diperhitungkan di Mugello.-SC YouTube-SC YouTube
JAKARTA, DISWAYMALANG.ID - Nama Veda Ega Pratama kembali menjadi pusat perhatian jelang Moto3 Italia 2026 di Sirkuit Mugello. Pembalap muda asal Indonesia itu disebut sukses membuat rival-rivalnya mulai panik setelah performa luar biasanya sepanjang musim ini. Bahkan, data telemetri milik rider Honda Team Asia tersebut dikabarkan mulai dipelajari oleh beberapa tim papan atas Moto3.
Sorotan terhadap Veda Ega Pratama semakin besar usai dirinya menembus lima besar klasemen sementara Moto3 2026. Rider asal Gunung Kidul itu tampil konsisten menghadapi tekanan pembalap-pembalap Eropa yang selama ini mendominasi ajang Grand Prix kelas ringan tersebut.
Jelang seri Mugello, suasana paddock Moto3 disebut memanas. Sejumlah tim rival dikabarkan mulai fokus membedah gaya balap dan data teknis Veda. Mereka penasaran bagaimana pembalap Indonesia berusia 17 tahun itu mampu tampil agresif namun tetap stabil saat race berlangsung.
Data Telemetri Veda Jadi Perhatian
Dalam laporan yang ramai dibicarakan di paddock Mugello, dua pembalap yang sudah memenangkan seri Moto3 musim ini disebut sempat memperhatikan grafik data telemetri Veda Ega Pratama di depan monitor tim mereka.
Grafik tersebut memperlihatkan pola pengereman ekstrem, sudut kemiringan motor saat menikung, hingga cara Veda membuka throttle ketika keluar tikungan. Data itu dianggap sangat menarik karena menunjukkan karakter balap yang berbeda dibanding rider-rider muda lainnya.
Veda dinilai memiliki kemampuan late braking yang sangat kuat. Ia mampu mengerem lebih lambat tanpa kehilangan stabilitas motor. Selain itu, kontrol tubuh dan racing line miliknya dianggap sangat matang untuk ukuran rookie Moto3.
Beberapa pengamat bahkan menilai gaya balap Veda mulai menyerupai rider-rider top Grand Prix yang mengandalkan kecerdasan membaca ritme balapan, bukan sekadar mengandalkan kecepatan lurus.
Konsistensi Jadi Kekuatan Utama
Musim Moto3 2026 memang menjadi titik pembuktian besar bagi Veda Ega Pratama. Setelah tampil impresif di beberapa seri sebelumnya, rider Honda Team Asia itu kini mulai rutin bersaing di grup depan.
Hasil podium di Brasil hingga comeback sensasional dari posisi belakang di Catalunya membuat nama Veda semakin diperhitungkan. Banyak tim mulai menyadari bahwa pembalap Indonesia tersebut bukan sekadar sensasi sesaat.
Konsistensi itulah yang disebut menjadi ancaman terbesar bagi rival-rivalnya. Di Moto3, pembalap yang mampu menjaga ritme dan minim kesalahan biasanya memiliki peluang besar bersaing di klasemen atas.
Veda juga dikenal memiliki adaptasi cepat terhadap karakter sirkuit. Mugello yang terkenal dengan straight panjang dan tikungan cepat dianggap cocok dengan gaya balap agresif miliknya.
Mugello Jadi Ujian Besar
Sirkuit Mugello bukan tempat mudah bagi rookie. Trek legendaris di Italia itu dikenal sangat teknis dan menuntut keberanian tinggi saat memasuki tikungan cepat.
Namun, Veda justru disebut memiliki modal kuat menghadapi tantangan tersebut. Kemampuan slipstream, pengereman agresif, dan kontrol motor di sektor cepat menjadi senjata utamanya.
Di sisi lain, Honda Team Asia juga dikabarkan melakukan evaluasi besar terhadap performa motor demi membantu Veda bersaing melawan dominasi KTM dan CFMoto yang tampil kuat musim ini.
Sumber: youtube




