Veda Ega Pratama Disebut Lebih Ganas dari Rival ASEAN, Statistiknya Lampaui Rossi dan Marquez
Veda Ega Pratama tampil luar biasa di Moto3 2026. Statistik debutnya bahkan disebut lebih baik dari Valentino Rossi dan Marc Marquez.-SC YouTube-SC YouTube
JAKARTA, DISWAYMALANG.ID – Nama pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, terus menjadi sorotan menjelang Moto3 Italia 2026 di Sirkuit Mugello. Rider Honda Team Asia itu kini bukan hanya diperbincangkan karena performanya yang impresif di lintasan, tetapi juga karena statistik awal kariernya yang mulai dibandingkan dengan legenda MotoGP seperti Valentino Rossi dan Marc Marquez.
Dalam enam seri awal Moto3 2026, Veda tampil mengejutkan dengan torehan 58 poin dan menempati posisi kelima klasemen sementara. Pencapaian itu membuat namanya mulai diperhitungkan sebagai salah satu rookie terbaik musim ini sekaligus ancaman baru bagi dominasi pembalap Eropa di kelas ringan Grand Prix.
Sorotan terhadap Veda semakin besar karena statistik debutnya disebut lebih baik dibanding Rossi maupun Marquez pada awal karier Grand Prix mereka. Rossi pada musim debut 125cc tahun 1996 hanya mengoleksi 46 poin tanpa podium dalam lima seri awal. Sementara Marquez pada debut Grand Prix 2008 baru mengumpulkan 10 poin dalam lima balapan pertama.
Duel Panas Veda vs Hakim Danish di Mugello
Moto3 Italia 2026 akhir pekan ini juga diprediksi menghadirkan duel sengit antara Veda Ega Pratama dengan rival lamanya asal Malaysia, Hakim Danish. Keduanya sudah saling bersaing sejak Asia Talent Cup hingga Red Bull Rookies Cup.
Hakim Danish memang lebih unggul dalam pengalaman tampil di Mugello karena sudah enam kali balapan di sirkuit tersebut. Namun secara prestasi, Veda terlihat lebih menonjol. Pada Red Bull Rookies Cup 2025, pembalap asal Gunung Kidul itu sukses menyapu bersih kemenangan race 1 dan race 2 di Mugello.
Kemenangan tersebut terasa spesial karena Veda berhasil mengalahkan sejumlah rider yang kini juga tampil di Moto3 seperti Brian Uriarte dan Marco Morelli.
Sementara Hakim Danish baru berhasil meraih podium Mugello pada musim 2025 setelah melalui perjalanan panjang sejak debutnya pada 2023.
Statistik Veda Bikin Padok Moto3 Terkejut
Performa Veda musim ini memang cukup konsisten. Pembalap Honda Team Asia itu berhasil finis podium ketiga di Moto3 Brasil 2026 dan beberapa kali finis di posisi 10 besar meski sempat start dari posisi belakang.
Salah satu penampilan terbaiknya terjadi di Catalunya ketika Veda finis kedelapan usai memulai balapan dari posisi ke-20. Comeback tersebut membuat banyak pengamat mulai melihat Veda sebagai rider dengan mental bertarung kuat.
Tak hanya itu, data kecepatan juga menunjukkan potensi besar rider Indonesia tersebut. Pada Moto3 Catalunya 2026, motor Honda NSF250RW milik Veda sempat mencatat top speed hingga 246 km/jam di lintasan lurus.
Meski masih kalah tipis dari Hakim Danish yang mencatat 248,2 km/jam, Veda tetap unggul dalam konsistensi poin klasemen. Saat ini Veda berada di posisi lima besar klasemen dunia, sedangkan Hakim Danish masih tertahan di posisi ke-11.
Dipuji Hiroshi Aoyama dan Jadi Harapan Honda
Bos Honda Team Asia, Hiroshi Aoyama, juga memberikan pujian besar kepada Veda. Menurut Aoyama, pembalap Indonesia itu memiliki kombinasi kemampuan yang jarang dimiliki rookie Moto3.
Aoyama menyebut Veda mempunyai manajemen balapan matang, kemampuan overtaking agresif, race craft kuat, serta mentalitas pantang menyerah.
“Kecepatan balapannya sangat tinggi dan dia tidak pernah menyerah hingga lap terakhir,” ujar Aoyama usai seri Catalunya.
Sumber: youtube




