Memupuk Guyub Rukun Warga Sisir, Kota Batu, lewat Idul Kurban
Ibu dan bapak warga RT8 RW06 memotong daging untuk dibagikan ke warga yang berhak -panca rp-
BATU, DISWAYMALANG.ID–Suasana hangat penuh kebersamaan begitu terasa di RT 08 RW 06, Kelurahan Sisir, Kecamatan Batu, Kota Batu, Rabu (27/5). Sejak pagi hari, puluhan warga telah berkumpul dengan satu tujuan: melaksanakan ibadah penyembelihan hewan kurban.
Momen tahunan ini tidak sekadar menjadi ritual ibadah, tetapi juga menjadi perekat sosial yang ampuh untuk menjaga tradisi gotong-royong yang kian langka di era modern.
Pada Iduladha kali ini, panitia kurban RT 08 RW 06 menerima amanah berupa tujuh ekor kambing dan satu ekor sapi jenis Simental berukuran besar. Seluruh hewan kurban tersebut berasal dari warga setempat yang berniat menunaikan ibadah kurban tahun ini.
BACA JUGA:UNISMA Tebar Kurban ke Malang Raya, 22 Sapi dan 33 Kambing Disalurkan untuk Masyarakat

Salah satu sapi yang akan di sembelih dalam korban, Rabu (27/5)-panca rp-
Profesional dan Syar'i dengan Juru Sembelih Halal (Juleha)
Prosesi penyembelihan berjalan dengan lancar dan tertib. Meski seluruh proses pengerjaan dilakukan secara mandiri oleh warga, aspek syariat dan higienitas tetap menjadi prioritas utama. Di antara warga yang bertugas, terdapat beberapa personel yang telah mengantongi sertifikasi dan mengikuti pelatihan Juru Sembelih Halal (Juleha).
Kehadiran Juleha ini memastikan bahwa proses penyembelihan hewan kurban—mulai cara merebahkan hewan, menyembelih dengan satu kali sayatan, hingga memastikan hewan benar-benar mati dengan sempurna— dilakukan sesuai dengan standar syariat Islam dan prinsip kesejahteraan hewan (animal welfare).
BACA JUGA:Pesan Iduladha dari Tanah Suci, Wali Kota Batu Ajak Warga Sembelih Ego dan Jaga Harmoni Sosial
Ketua RT 08 RW 06 Kelurahan Sisir Wahyudi menjelaskan, kegiatan ini merupakan agenda rutin yang selalu dinanti-nantikan oleh warga setiap tahunnya.
"Kami melaksanakan kegiatan ini tiap tahun. Mulai dari menerima, menyembelih, hingga membagikan daging hewan kurban kepada mereka yang berhak menerimanya," ujar Wahyudi di sela-sela kesibukannya memantau jalannya kegiatan, Rabu (27/5).
BACA JUGA:Ribuan Jemaah Padati Masjid Jami’ Malang, Khatib Singgung Bekal Amal di Alam Kubur
Saling Sapa dan Berbagi Berkah
Daging kurban yang telah dipotong-potong dan dikemas dengan rapi tersebut nantinya akan didistribusikan secara merata. Sasaran utamanya adalah warga di lingkungan RT 08 RW 06 sendiri. Namun, panitia juga memperluas jangkauan distribusi ke beberapa warga di luar RW yang dinilai membutuhkan bantuan.
Bagi warga Kelurahan Sisir, momen Iduladha adalah salah satu dari sedikit kesempatan saat seluruh lapisan masyarakat bisa melebur menjadi satu tanpa sekat. Menurut salah satu warga setempat yang akrab dipanggil Yudi, ibadah kurban memiliki esensi ganda: vertikal kepada Sang Pencipta dan horizontal sesama manusia.
"Dengan ibadah kurban ini, masyarakat bisa berkumpul bersama, bergembira, dan berkesempatan untuk saling menanyakan kabar satu sama lain," ungkap Yudi tersenyum.
BACA JUGA:Kurban Online saat Iduladha 2026 Sah atau Tidak? Ini Penjelasan dan Syaratnya menurut Syariat
Empat Momen Pemersatu Warga
Lebih lanjut, Yudi menerangkan bahwa menjaga kerukunan warga di lingkungan perkotaan seperti Kota Batu membutuhkan ruang-ruang perjumpaan yang konsisten. Menurutnya, ada empat momen utama dalam satu tahun yang selalu berhasil mengumpulkan warga dan menguatkan tali silaturahmi di kampungnya, yaitu:
- Peringatan HUT Kemerdekaan RI (Acara Tujuhbelasan)
- Hari Raya Idulfitri (Momen mudik dan saling memaafkan)
- Hari Raya Iduladha (Ibadah kurban dan makan bersama)
- Kerja bakti
Melalui momentum ibadah kurban ini, warga RT 08 RW 06 Kelurahan Sisir tidak hanya berhasil membagikan kebahagiaan lewat sebungkus daging, tetapi juga berhasil merawat warisan leluhur yang paling berharga, yaitu guyub rukun dan gotong royong.
Sumber:




