1 tahun disway

Mengenal Selecta, Wisata Legendaris Hampir Satu Abad di Kota Batu

Mengenal Selecta, Wisata Legendaris Hampir Satu Abad di Kota Batu

Suasana Taman Rekreasi Selecta di Desa Tulungrejo Kecamatan Bumiaji Kota Batu -Sholeh -Diswaymalang.id

BATU, DISWAYMALANG.ID--Taman Rekreasi Selecta kini berumur hampir 96 tahun atau hampir satu abad berdiri di Kota Batu. Selecta kali pertama dibangun pada tahun 1930 oleh warga negara Belanda, De Ruyter de Wildt, dengan nama Bath Hotel Selecta. 

‎Nama Selecta berasal dari bahasa Belanda ‘Selectie’ yang artinya pilihan atau tempat yang terpilih. itu karena Selecta memiliki keindahan lanskap alam pegunungan di ketinggian 1150 dpl. Dengan suhu udara yang sejuk mirip Eropa yaitu berkisar di 15-25 derajat celcius.

‎Pada masa itu, selain Taman Rekreasi, Selecta juga sudah memiliki hotel yang  hanya khusus dikunjungi warga keturunan kulit putih atau warga Eropa.

‎SEMPAT DIKUASAI JEPANG 

‎Taman wisata yang berada di Desa Tulungrejo, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu itu sempat diduduki Jepang pada tahun 1942 hingga 1945. Usai Jepang menyerah pada pasukan sekutu, Selecta tidak ada yang memiliki hingga tahun 1949.

‎"Pada akhir tahun 1949, kawasan Selecta mengalami kehancuran akibat peristiwa revolusi fisik yang dikenal sebagai Clash Kedua, sehingga sebagian bangunan yang ada saat itu musnah," kata Direktur Taman Rekreasi Selecta Pramono kepada Disway Malang, Jumat (22/5).

‎Pramono menceritakan setelah agresi militer Belanda pada tahun 1949, pemuda dan tokoh masyarakat desa sekitar Selecta berinisiatif untuk menghidupkan Selecta kembali. 

‎Selecta Dibeli Warga

‎Selecta saat akan diambil alih 47 tokoh warga pada waktu itu sudah berbentuk PT yang dimiliki oleh warga Belanda. Sehingga tidak bisa serta merta bisa dimiliki oleh warga. Oleh karena itu, 47 tokoh sepakat membentuk PT Selecta untuk membeli Selecta ke pemiliknya. 

‎"Secara pembangunan, memang Selecta dibangun oleh warga Belanda pada tahun 1930. Namun, Selecta dibangun kembali pada 1949 kemudian dibuka kembali melalui PT Selecta pada tahun 1950," ujarnya.

‎Kemudian, lanjut Pramono, PT Selecta menjual saham dengan harga Rp100 per lembar waktu itu. Dan terkumpul 5.000 saham yang selanjutnya untuk membeli Selecta. Pada tahun 1949 Selecta dibeli dengan harga Rp305 ribu l.

‎"Kemudian Selecta diresmikan 19 januari 1950. Sehingga hari tersebut ditetapkan sebagai hari jadi Selecta. saat ini saham PT Selecta dimiliki oleh 10100 Persero atau orang," jelasnya.

‎Ikatan Sejarah Bung Karno

‎Selecta juga memiliki ikatan sejarah yang kuat dengan Presiden RI pertama Ir Sukarno. Bung Karno pernah tinggal dan melakukan perenungan di sebuah vila bernama De Brandarice yang berada di kawasan Selecta pada tahun 1942.

‎Vila tersebut menjadi saksi lahirnya pemikiran-pemikiran penting dalam perjuangan bangsa Indonesia. Setelah kemerdekaan, vila tersebut kemudian dinamai Bima Sakti sebagai bentuk penghormatan terhadap sejarah.

 

Sumber: