SDN Tlekung 02 Kota Batu Gencarkan Pemahaman Pemilahan Sampah ke Siswa
Siswa SDN Tlekung 02 saat melakukan pemilahan sampah -Sholeh -
BATU, DISWAYMALANG.ID--SDN Tlekung 02 Kecamatan Junrejo Kota Batu terus menggencarkan pemahaman pemilahan sampah kepada siswa. Para siswa diberikan pemahaman lebih dalam tentang jenis-jenis sampah, cara memilah, dan cara penanganannya.
Sari Hartatik, kepala SDN Tlekung 02, menyampaikan bahwa sekolah adalah lingkungan kedua bagi anak-anak setelah keluarga di rumah. Sehingga, menurutnya menjaga kebersihan lingkungan merupakan pembentukan karakter yang paling utama.
"Masalah sampah adalah tanggung jawab bersama, dan jika tidak ditangani sejak dini, akan menimbulkan dampak buruk terhadap kita sendiri sebagai warga sekolah karena akan menimbulkan pencemaran lingkungan, sumber penyakit, dan lain lain," katanya, Kamis (21/5).
BACA JUGA:Pemkot Batu Lakukan Penguatan Pengelolaan Sampah melalui LSDP
SDN Tlekung 02, kata Hartatik, juga telah melakukan sosialisasi pemilahan sampah pada Selasa, (19/5) kemarin. Sosialisasi itu merupakan kolaborasi antara pihak sekolah dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Tim Somasif dan Zona Bening.
Menurutnya, sosialisasi itu untuk menanamkan kebiasaan baik dan rasa tanggung jawab sejak dini kepada semua warga sekolah.agar terbiasa memilah sampah dari sumbernya. Serta turut menjaga kebersihan lingkungan.
BACA JUGA:Dorong Kemandirian Pelaku Wisata, DLH Kota Batu Beri Pembinaan Pengelolaan Sampah di Mikutopia
"Kami ingin mewujudkan lingkungan sekolah yang bersih, sehat, indah, dan nyaman, sehingga mendukung kenyamanan proses belajar mengajar," jelasnya.
Hartatik menyampaikan, pihaknya sengaja melibatkan seluruh warga sekolah agar pengetahuan ini tidak hanya diketahui sebagian orang saja. Tetapi menjadi kesadaran kolektif yang dimiliki oleh setiap orang yang ada di lingkungan SDN Tlekung 02.
BACA JUGA:'Sampahku Tanggung Jawabku', TK PGRI 03 Ajarkan Siswa Pilah Sampah sejak Dini
"Jadikan kegiatan memilah sampah sebagai kebiasaan sehari-hari. Tak hanya itu, saya juga berharap para siswa dapat menjadi agen perubahan yang membawa pesan ini hingga ke rumah masing-masing, sehingga keluarga dan tetangga pun ikut tergerak," ulasnya.
Sumber:




