Soft Launching FSTeM UB, Transformasi FMIPA Menuju Ekosistem Sains dan Teknologi Modern
Acara Peluncuran Identitas Baru Fakultas Sains, Teknologi Dan Matematika Universitas Brawijaya. Rabu (20/05/2026).-tsaltsa sn-diswaymalang.id
MALANG, DISWAYMALANG.ID–Universitas Brawijaya (UB) resmi memperkenalkan Fakultas Sains, Teknologi, dan Matematika (FSTeM) sebagai identitas baru Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA). Soft launching FSTeM digelar di MIPA Center FMIPA UB, Rabu (20/5/2026). Transformasi tersebut menjadikan UB sebagai perguruan tinggi pertama di Indonesia yang menghadirkan fakultas dengan konsep Science, Technology, and Mathematics (STeM).
BACA JUGA:POLINEMA Rombak Kurikulum demi Sokong Hilirisasi Industri dan Green Jobs
Soft launching dihadiri jajaran pimpinan fakultas, senator, dosen, tenaga kependidikan, serta sivitas akademika lainnya. Acara diawali dengan pembukaan oleh moderator, dilanjutkan penjelasan kronologis perubahan nama fakultas oleh Dekan FSTeM UB Prof Sukir Maryanto.
Ketua Senat FSTeM UB Prof Sasmito Djati turut memberikan sambutan mengenai filosofi nama baru fakultas sebelum acara ditutup dengan prosesi potong tumpeng oleh dekan dan ketua senat sebagai simbol dimulainya era baru fakultas.

Bapak Dekan FSTeM Prof. Sukir Maryanto (kiri) dengan Ketua Senat Prof. Sasmito Djati (kanan) melaksanakan Potong Tumpeng dalam Peluncuruan Identitas Baru Fakultas Sains, Teknologi, Dan Matematika Universitas Brawijaya. Rabu (20/05/2026).--
Langkah Strategi Jawag Perkembangan Iptek
Dalam pemaparannya, Prof Sukir Maryanto menjelaskan bahwa transformasi FMIPA menjadi FSTeM bukan sekadar pergantian nama, namun langkah strategis untuk menjawab perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang terus berubah.
“Transformasi menjadi Fakultas STEM bukanlah pengingkaran masa lalu, namun evolusi strategis untuk memastikan sains dasar yang kita rintis bermuara pada inovasi teknologi yang berdampak,” ujarnya.
BACA JUGA:UB Gandeng DJKI Gelar Klinik Paten untuk Percepat Sertifikasi Inventor
Ia menjelaskan, proses perubahan nama fakultas telah berlangsung selama kurang lebih tiga tahun melalui berbagai tahapan diskusi dan pembahasan akademik. Nama awal yang diusulkan adalah MST dan telah memperoleh persetujuan pada 13 April 2026. Setelah melalui sejumlah revisi dan pembahasan lanjutan, pada 21 April 2026 akhirnya disepakati penggunaan nama FSTeM sebagai identitas baru fakultas.
Keputusan final kemudian resmi ditandatangani pada 2 Mei 2026 bertepatan dengan Hari Pendidikan Nasional. Momentum tersebut dipilih sebagai simbol transformasi pendidikan dan semangat pembaruan di lingkungan Universitas Brawijaya.
BACA JUGA:FIB UB Jajaki Kerja Sama dengan JICA untuk Perkuat Pendidikan Bahasa Jepang
Ketua Senat FSTeM UB Prof Sasmito Djati menjelaskan, perubahan nama fakultas merupakan respons terhadap perkembangan era digital dan komputasi yang mengubah cara masyarakat hidup, bekerja, hingga mengembangkan ilmu pengetahuan.
“Beberapa tahun terakhir kita melihat perubahan yang sangat cepat pada era knowledge dan teknologi. Perubahan itu memengaruhi kultur dan budaya masyarakat, sehingga kami sebagai ilmu dasar harus menyiapkan diri menghadapi perubahan zaman,” jelasnya.
Tidak Meninggalkan Identitas FPMIPA
Menurutnya, transformasi ini tidak berarti meninggalkan identitas FMIPA yang telah lama dikenal, namun memperluas peran ilmu dasar agar lebih kontekstual dan relevan dengan perkembangan zaman.
Sumber:




