1 tahun disway

Review Infinix GT30 Pro 2026: HP Gaming Rp3 Jutaan Ini Masih Sulit Dilawan Rival

Review Infinix GT30 Pro 2026: HP Gaming Rp3 Jutaan Ini Masih Sulit Dilawan Rival

Infinix GT30 Pro 2026 masih jadi HP gaming Rp3 jutaan terbaik dengan performa kencang, layar AMOLED, dan video 4K 60fps.-SC YouTube-SC YouTube

JAKARTA, DISWAYMALANG.ID - Infinix GT30 Pro masih menjadi salah satu HP gaming Rp3 jutaan paling menarik di tahun 2026. Meski sudah berusia sekitar satu tahun sejak peluncurannya, performa yang ditawarkan ternyata masih sanggup menjalankan game berat dengan cukup nyaman. Tidak heran jika banyak pengguna masih melirik smartphone ini sebagai pilihan terbaik untuk gaming murah.

Dalam review terbaru yang dibahas kanal YouTube teknologi Steptech, Infinix GT30 Pro disebut tetap layak dibeli berkat kombinasi performa kencang, layar AMOLED berkualitas, hingga kemampuan video recording 4K 60fps yang masih sulit ditandingi di kelas harga Rp3 jutaan.

Harga Infinix GT30 Pro sendiri saat ini hanya turun sekitar Rp500 ribu hingga Rp600 ribuan dibanding awal rilis. Dengan spesifikasi seperti chipset MediaTek Dimensity 8350, penyimpanan UFS 4.0, dan RAM besar, HP ini dinilai masih sangat kompetitif di tengah pasar smartphone gaming yang semakin ramai.

Desain Gaming Masih Terlihat Menarik

Dari sisi desain, Infinix GT30 Pro memang masih mempertahankan identitas gaming yang cukup kuat. Bodinya menggunakan material plastik, namun tetap terasa solid saat digenggam. Bagian belakangnya hadir dengan desain futuristik yang mengingatkan pada konsep ala Nothing Phone, meski tetap terlihat seperti HP gaming.

Pada bagian depan, smartphone ini memakai layar AMOLED dengan bezel tipis yang membuat pengalaman visual terasa premium. Kualitas layarnya juga menjadi salah satu nilai jual utama. Warna tampil jernih, kontras bagus, dan tetap nyaman digunakan untuk menonton film maupun bermain game dalam waktu lama.

Visibilitas di bawah sinar matahari juga masih tergolong baik. Tingkat kecerahan layarnya dinilai cukup memadai untuk penggunaan outdoor meski kondisi cuaca terang.

Performa Gaming Masih Sangat Kencang

Masuk ke sektor performa, Infinix GT30 Pro masih menjadi monster gaming di kelas Rp3 jutaan. Penggunaan chipset Dimensity 8350 dipadukan dengan UFS 4.0 membuat performa harian terasa sangat cepat, bahkan disebut menyerupai HP flagship.

Untuk game berat seperti Wuthering Waves, performanya memang mulai menunjukkan penurunan dibanding awal rilis. FPS yang sebelumnya stabil di 60fps kini hanya berada di kisaran 30fps pada setting medium. Selain itu, suhu perangkat bisa menyentuh 48 hingga 49 derajat Celsius jika dimainkan terlalu lama tanpa cooler tambahan.

Namun untuk game lain seperti Enfield, performanya masih cukup impresif. Dengan pengaturan grafis high dan medium, game tetap berjalan stabil di kisaran 35fps tanpa stuttering berlebihan. Temperatur juga masih relatif aman di angka 43 hingga 44 derajat Celsius setelah pemakaian sekitar 20 menit.

Menariknya, GT30 Pro juga disebut sangat nyaman untuk game rhythm karena respons touch screen yang sangat responsif dan minim delay. Bahkan performa touch response-nya dianggap mampu bersaing dengan HP flagship mahal.

Kamera Jadi Kejutan di Kelas Gaming

Meski fokus utama ada di gaming, kualitas kamera Infinix GT30 Pro ternyata cukup mengejutkan. Kamera utama 108MP mampu menghasilkan foto yang detail dan bersih dalam kondisi cahaya cukup.

Untuk video recording, smartphone ini bahkan dianggap sebagai salah satu HP Android terbaik di harga Rp3 jutaan berkat kemampuan merekam video 4K 60fps. Hasil video terlihat tajam dan detail, meski masih terdapat sedikit guncangan karena belum memiliki optical image stabilization (OIS).

Kamera depannya memang belum terlalu istimewa, terutama dari sisi warna yang dinilai kurang hidup. Namun hasil selfie tetap cukup layak untuk kebutuhan media sosial.

Baterai dan Kekurangan yang Masih Terasa

Infinix GT30 Pro dibekali baterai 5.500mAh yang sebenarnya masih cukup besar. Namun di tengah tren HP 6.000mAh hingga 7.000mAh pada 2026, kapasitas tersebut mulai terasa standar.

Sumber: youtube