Veda Ega Catat Trend Positif di Free Practise 2, Sinyal Siap Melesat!
Veda Ega Pratama--IG Veda_54
BARCELONA, DISWAYMALANG.ID - Pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, menunjukkan perkembangan positif pada sesi free practice 2 (FP2) atau latihan bebas kedua Moto3 Catalunya 2026 di Sirkuit Barcelona-Catalunya, Sabtu (16/5). Rider Honda Team Asia tersebut berhasil menembus posisi ke-13 setelah sebelumnya sempat tercecer di papan bawah klasemen sementara.
Dalam sesi FP2 yang berlangsung di bawah cuaca cerah, Veda tampil lebih kompetitif dibandingkan sesi sebelumnya. Ia mencatatkan waktu terbaik 1 menit 48,152 detik atau terpaut 0,740 detik dari pembalap tercepat, Adrian Fernandez, yang membukukan waktu 1 menit 47,412 detik.
Performa tersebut menjadi sinyal bagi kebangkitan balap asal Gunungkidul, Yogyakarta itu. Sebelumnya, Veda sempat mengalami kesulitan pada FP1 dan hanya mampu finis di posisi ke-23 dengan catatan waktu 1 menit 50,142 detik. Namun secara perlahan, ia berhasil memangkas gap waktu hingga lebih dari dua detik dalam rentang satu hari.
BACA JUGA: Ada Pesta Kuliner Sedaap, Arus Lalu Lintas di Jalan Ikan Tombro Kota Malang, Padat
Pada awal FP2, Veda sempat berada di urutan ke-18 dan bahkan turun hingga posisi ke-21 saat persaingan semakin ketat. Meski begitu, pembalap berusia 17 tahun tersebut mampu memperbaiki ritme balapnya di menit-menit akhir sesi. Catatan waktunya terus membaik hingga akhirnya mengamankan posisi ke-13.
Hasil ini sekaligus menunjukkan peningkatan yang signifikan dibandingkan sesi latihan sebelumnya, ketika Veda mencatat waktu 1 menit 48,136 detik namun hanya berada di posisi ke-19 dan dipastikan harus memulai kualifikasi melalui Q1.
BACA JUGA: Sip! Peluang Menang Veda Ega Pratama di Moto3 Catalunya Tetap Terbuka Lebar
Di sisi lain, Adrian Fernandez tampil dominan di FP2. Rider Leopard Racing itu memimpin sesi di depan Brian Uriarte dan David Almansa yang melengkapi tiga besar. Dominasi pembalap Spanyol cukup terasa sepanjang latihan di Catalunya.
Meski belum berhasil menembus zona langsung Q2, peningkatan kinerja Veda menjadi modal penting menghadapi kualifikasi. Apalagi pada seri-seri sebelumnya ia beberapa kali menunjukkan kemampuan comeback yang mengesankan saat balapan.
Pada Moto3 Prancis di Le Mans, Veda sempat mencuri perhatian setelah berhasil finis di posisi keempat usai memulai balapan dari barisan belakang. Tampil agresifnya saat itu bahkan membuat komunitas MotoGP internasional menjulukinya “Boeing 954” karena dianggap mampu melesat cepat mengejar rival-rivalnya.
Musim debut Veda di Moto3 sejauh ini memang cukup menjanjikan. Ia kini berada di papan atas klasemen sementara dan menjadi salah satu rookie paling terkenal di ajang balap motor dunia. Banyak penggemar MotoGP internasional memuji keberanian serta konsistensinya saat bertarung di grup depan.
Dengan kemajuan yang terus meningkat di Catalunya, peluang Veda untuk menciptakan kejutan pada kualifikasi maupun balapan utama masih sangat terbuka. Jika mampu menjaga konsistensi dan menemukan setting motor terbaik, bukan tidak mungkin pembalap Honda Team Asia itu kembali tampil kompetitif dan bersaing memperebutkan posisi penting di Moto3 Catalunya 2026.
Sumber: data hasil fp2 moto3 cataalunya 2026




