1 tahun disway

Pemkab Malang Gandeng Korea Selatan, Siapkan Smart City Berbasis AI

Pemkab Malang Gandeng Korea Selatan, Siapkan Smart City Berbasis AI

Bupati Malang Menerima Kunjungan dari Delegasi Korea Untuk kerja sama internasional dengan Green Blue Consortium dari Republik Korea --

KEPANJEN, DISWAYMALANG.ID–Pemerintah Kabupaten Malang mulai mempercepat transformasi digital melalui kerja sama internasional dengan Green Blue Consortium dari Korea Selatan. Langkah tersebut ditandai dengan kunjungan delegasi Korea Selatan yang diterima langsung Bupati Malang Sanusi di Pendopo Kabupaten Malang, Senin (11/5).

BACA JUGA:Rangkaian HUT Ke-112 Kota Malang, Pemkot Bidik Adipura 2027 Lewat Penguatan Pengelolaan Sampah

Pertemuan itu membahas inisiasi proyek strategis pengembangan smart city berbasis Artificial Intelligence (AI), digital twin, hingga sistem pengendalian lalu lintas cerdas atau intelligent traffic management di wilayah Kabupaten Malang.

Bupati Sanusi menyatakan, kerja sama tersebut menjadi momentum penting bagi Pemkab Malang untuk memperkuat sistem pelayanan publik berbasis teknologi digital sekaligus mendukung tata kelola pemerintahan yang lebih modern dan efisien.

“Kami meyakini inovasi ini dapat meningkatkan efisiensi pelayanan, mendukung pengambilan kebijakan berbasis data, serta memperkuat sistem pengelolaan wilayah secara real time,” ujarnya.

BACA JUGA:KLH Warning TPA di Indonesia Overload 2028, TPA Supit Urang Kota Malang Jadi Sorotan

Menurutnya, penerapan teknologi AI nantinya tidak hanya difokuskan pada pelayanan administrasi pemerintahan, tetapi juga mendukung pengelolaan transportasi, keamanan kawasan, hingga pengawasan lingkungan secara terintegrasi.

Delegasi Green Blue Consortium Korea Selatan juga melakukan pemaparan awal terkait konsep pengembangan smart city yang dinilai sesuai dengan kebutuhan daerah berkembang seperti Kabupaten Malang.

Selain itu, proyek tersebut akan diarahkan mendukung program nasional pengembangan Smart City Indonesia 2045 melalui sinergi teknologi dan penguatan infrastruktur digital daerah.

BACA JUGA:DPRD Kota Batu Soroti Alih Fungsi Lahan, Desak Regulasi LP2B Tak Hanya Jadi Macan Kertas

Pertemuan tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Malang, sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD), serta perwakilan dunia usaha dan investor yang terlibat dalam pengembangan teknologi berbasis kecerdasan buatan.

Sanusi meminta seluruh OPD terkait memberikan dukungan penuh terhadap tahapan proyek, mulai dari survei lapangan hingga proses implementasi sistem digital yang akan dikembangkan bersama mitra internasional tersebut.

Ia berharap kerja sama dengan Korea Selatan tidak berhenti pada tahap penjajakan, tetapi dapat berkembang menjadi kolaborasi berkelanjutan yang memberikan dampak nyata bagi pelayanan masyarakat dan pembangunan daerah.

“Kerja sama ini diharapkan menjadi awal kemitraan jangka panjang yang mampu mempercepat transformasi digital di Kabupaten Malang,” tegasnya. 

Sumber: