Samsung Galaxy A07 5G Jadi Sorotan! HP 2 Jutaan Ini Bikin Netizen Pro-Kontra
Samsung Galaxy A07 5G hadir dengan baterai 6000 mAh dan 120 Hz di harga 2 jutaan. Simak kelebihan dan kekurangannya!-SC YouTube-SC YouTube
JAKARTA, DISWAYMALANG.ID - Samsung kembali menggebrak pasar entry level lewat kehadiran Samsung Galaxy A07 5G yang langsung memicu perbincangan di kalangan pecinta gadget. Meski dibanderol di kisaran Rp2,6–2,8 jutaan, perangkat ini disebut membawa sejumlah fitur menarik sekaligus kontroversial di kelasnya.
Sejak awal, Samsung Galaxy A07 5G sudah menarik perhatian karena mengusung baterai besar 6000 mAh, layar 120 Hz, hingga dukungan 5G. Namun di balik itu, banyak pengguna menilai ponsel ini masih menyimpan sejumlah kompromi yang cukup terasa, terutama di sektor desain dan kamera.
Di sisi lain, Samsung tetap percaya diri bahwa Samsung Galaxy A07 5G mampu menjadi pilihan bagi pengguna yang membutuhkan smartphone sederhana namun tahan lama untuk aktivitas harian. Lalu, apakah benar HP ini layak dibeli atau justru terlalu “nanggung”?
Desain Masih Terlihat Lawas
Dari segi tampilan, Samsung tidak banyak melakukan perubahan dibanding generasi sebelumnya. Material plastik masih mendominasi bodi belakang hingga frame, membuat kesan premium hampir tidak terasa. Bezel layar juga masih tebal dengan desain waterdrop notch yang dianggap sudah tertinggal di tahun 2026.
Meski begitu, bobotnya ringan dan pilihan warna seperti light violet dan black masih cukup menarik untuk segmen entry level.
Layar Lebar 120 Hz Jadi Nilai Jual
Salah satu keunggulan Samsung Galaxy A07 5G terletak pada layar 6,7 inci dengan refresh rate 120 Hz. Fitur ini tergolong jarang di kelas harga 2 jutaan. Kecerahan hingga 800 nits membuat layar masih nyaman digunakan di luar ruangan.
Namun, resolusi yang masih 720p dan panel IPS membuat kualitas visualnya belum bisa disejajarkan dengan smartphone midrange. Walau begitu, untuk scrolling media sosial dan konsumsi konten ringan, layar ini masih tergolong memadai.
Performa Cukup untuk Harian
Samsung menyematkan chipset octa-core 2,4 GHz yang dipadukan dengan RAM 6 GB dan storage 128 GB. Untuk aktivitas harian seperti chatting, browsing, hingga streaming, performanya masih stabil.
Namun untuk gaming berat atau multitasking ekstrem, perangkat ini mulai menunjukkan batasnya. Meski sudah mendukung One UI berbasis Android 16, Samsung tampaknya lebih fokus pada stabilitas ketimbang performa mentah.
Kamera Standar Entry Level
Di sektor kamera, Samsung Galaxy A07 5G mengusung kamera utama 50 MP dan kamera depan 8 MP. Hasil foto di kondisi terang masih cukup baik, tetapi menurun drastis saat cahaya minim.
Tidak adanya lensa ultra-wide dan makro membuat fleksibilitas fotografi cukup terbatas. Perekaman video juga mentok di 1080p 30 fps tanpa stabilisasi yang optimal.
Baterai Jadi Bintang Utama
Keunggulan paling mencolok dari perangkat ini adalah baterai 6000 mAh. Dalam penggunaan normal, daya tahan bisa mencapai satu hingga dua hari. Namun pengisian daya masih terbatas pada 25W, sehingga waktu pengisian relatif standar.
Selain itu, Samsung memberikan nilai tambah berupa dukungan update sistem hingga 6 tahun serta fitur keamanan Samsung Knox, yang jarang ditemukan di kelas entry level.
Kesimpulan: Nanggung Tapi Tetap Menarik
Secara keseluruhan, Samsung Galaxy A07 5G adalah smartphone yang berada di posisi “tengah-tengah”. Tidak terlalu unggul, namun juga tidak sepenuhnya buruk. Cocok untuk pengguna yang mencari HP awet, baterai besar, dan konektivitas 5G tanpa ekspektasi performa tinggi.(*)
Sumber: youtube




