Lagi Malas Diet? Saatnya Cheat Day di Hari Makan Sepuasnya 11 Mei
11 Mei diperingati sebagai Hari Makan Sepuasnya--Pinterest
MALANG, DISWAYMALANG.ID--Bagi yang sering merasa terbebani dengan hitungan kalori atau aturan diet yang ketat, tanggal 11 Mei adalah hari yang dinanti-nanti. Setiap tahunnya, tanggal ini diperingati sebagai Eat What You Want Day atau Hari Makan Apa Pun yang Diinginkan.
Ini adalah momen langka di mana semua pantangan makanan boleh ditepikan sejenak demi menikmati hidangan favorit yang selama ini mungkin hanya ada dalam daftar keinginan.
Ide utama dari hari ini sebenarnya sangat sederhana, yaitu memberikan jeda bagi mental dari tekanan standar kecantikan atau aturan kesehatan yang kaku. Hari ini bukan tentang makan berlebihan hingga sakit, melainkan tentang merayakan kebebasan memilih rasa tanpa rasa bersalah.
BACA JUGA:Merasakan Tekstur Bumi di Hari Tanpa Sepatu Sedunia Setiap 10 Mei
Sejarah Unik di Balik Eat What You Want Day
Hari Makan Apa Pun yang Diinginkan ini awalnya diciptakan oleh Thomas dan Ruth Roy dari Wellcat Holidays. Mereka melihat bahwa banyak orang terjebak dalam rutinitas diet yang sangat disiplin sehingga sering kali kehilangan kegembiraan saat makan.
Dengan menetapkan satu hari khusus di bulan Mei, mereka ingin mendorong orang-orang untuk kembali merasakan kebahagiaan murni dari setiap suapan tanpa harus memikirkan timbangan keesokan harinya.
Mei dipilih karena biasanya orang-orang sudah mulai merasa jenuh dengan resolusi hidup sehat yang dibuat di awal tahun. Kehadiran hari ini berfungsi sebagai tombol "segarkan" agar hubungan dengan makanan tetap sehat dan menyenangkan.
Sejak saat itu, banyak pencinta kuliner di seluruh dunia ikut merayakan hari ini dengan mengunjungi restoran favorit atau mencoba resep-resep yang selama ini dihindari.
BACA JUGA:Ditemukan 27 Planet Baru Mirip Tatooine di Film Star Wars, Mengorbit Dua Matahari Sekaligus
BACA JUGA:Menyusuri Jejak Rasa 9 Kopi Unggulan Indonesia di Hari Kopi Nasional 7 Mei
Menyeimbangkan Kebahagiaan dan Kesehatan
Meski judulnya makan sepuasnya, esensi dari perayaan ini sebenarnya adalah tentang moderasi dan kesadaran. Menikmati makanan favorit dalam sehari tidak akan langsung merusak pola hidup sehat yang sudah dibangun selama berbulan-bulan.
Justru, memberikan izin bagi diri sendiri untuk menikmati makanan tertentu dipercaya dapat mencegah perilaku binge eating atau makan berlebihan yang tidak terkendali akibat terlalu lama merasa tertekan oleh larangan makanan.
Sumber: berbagai sumber




