1 tahun disway

Rayakan HUT ke-61, PGN Hadirkan Inisiatif Pengelolaan Sampah Berkelanjutan

Rayakan HUT ke-61, PGN Hadirkan Inisiatif Pengelolaan Sampah Berkelanjutan

Proses pengolahan sampah plastik menjadi produk bernilai guna di Bank Sampah Al-Bustaniyah , mitra PGN dalam program ESG peringatan HUT ke-61.--

CILEGON, DISWAYMALANG.ID– PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) terus memperkuat komitmennya dalam penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) melalui berbagai program Corporate Social Responsibility (CSR). Bertepatan dengan momentum Hari Ulang Tahun (HUT) ke-61, PGN menghadirkan inisiatif pengelolaan sampah plastik yang berfokus pada keberlanjutan lingkungan dan penerapan ekonomi sirkular pada Kamis (7/5/2026).

BACA JUGA:Dirut BPJS Kesehatan Ikut Senam Dahlan Iskan, Yakin Bisa Turunkan Risiko Serangan Jantung dan Diabetes

Program tersebut dijalankan dengan mengolah sampah plastik di lingkungan perusahaan menjadi produk bernilai guna. Langkah ini diharapkan mampu mendorong kemandirian pengelolaan sampah sekaligus memberikan manfaat nyata bagi lingkungan dan masyarakat sekitar.

Corporate Secretary PGN Fajriyah Usman menyampaikan bahwa program ini menjadi bagian dari upaya perusahaan dalam membangun budaya keberlanjutan yang melibatkan seluruh elemen perusahaan.

BACA JUGA:Brand Sepatu DBL, AZA x Disway Grup Serahkan Bantuan Sepatu dan Tas untuk Keluarga Almarhum Mandala


Pengurus Bank Sampah Al-Bustaniyah menjelaskan alur pengelolaan sampah plastik kepada perwakilan PGN saat kunjungan program tersebut.--

“Melalui kolaborasi lintasfungsi dan penerapan prinsip ekonomi sirkular, kami ingin membangun ekosistem kerja yang lebih bertanggung jawab, meningkatkan awareness ESG di internal perusahaan, sekaligus menciptakan nilai tambah dari limbah menjadi sumber daya yang bermanfaat. Program ini juga menjadi wujud nyata komitmen PGN dalam menghadirkan dampak sosial dan lingkungan yang berkelanjutan,” ujar Fajriyah.

BACA JUGA:Wamenkop Soroti Pentingnya Tata Kelola untuk Jaga Kepercayaan Koperasi

Dalam implementasinya, PGN menerapkan sistem pengelolaan sampah plastik secara terintegrasi, mulai proses pemilahan oleh karyawan, pengumpulan bersama Kertabumi Recycling Centre, hingga pengolahan akhir yang bekerja sama dengan Bank Sampah Al-Bustaniyah.

Untuk memperkuat pelaksanaan program, PGN juga menggandeng Kompas, National Geographic (NatGeo) Indonesia, dan Kertabumi Recycling Centre guna memperluas kampanye kesadaran lingkungan serta mendorong penerapan ekonomi sirkular di tengah masyarakat

BACA JUGA:Cuaca Malang Raya 11 Mei: Cerah Berawan dan Berawan, Kota dan Batu Potensi Hujan Ringan Siang-Sore

Fajriyah berharap program ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga lingkungan dan mendorong perilaku yang lebih bijak dalam mengelola sampah plastik.

Sementara itu, Ikbal Alexander dari Kertabumi Recycling Centre menjelaskan bahwa persoalan sampah masih menjadi tantangan besar di Indonesia. Berdasarkan data Kementerian Lingkungan Hidup, timbulan sampah yang tidak terkelola mencapai 109 ton per hari atau sekitar 75 persen dari total timbulan sampah. Kondisi tersebut berdampak pada pencemaran lingkungan, peningkatan emisi gas rumah kaca, hingga ancaman kerusakan ekosistem akibat penumpukan sampah plastik.

BACA JUGA:Guru Honorer Dipastikan Tidak Dirumahkan pada 2027, Kemendikdasmen Sebut 237 Ribu Guru Non-ASN Masih Dibutuhka

Sumber: