Pascasarjana Unisma Buka Program Studi Magister Pertanian Berkelanjutan
Gedung Pascasarjana Universitas Islam Malang dalam poster ucapan selamat atas terbitnya izin pembukaan Program Studi Magister Pertanian Berkelanjutan--ig unisma_malang
MALANG, DISWAYMALANG.ID – Pascasarjana Universitas Islam Malang resmi memperoleh izin pembukaan Program Studi Magister Pertanian Berkelanjutan. Izin tersebut diterbitkan berdasarkan Keputusan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia Nomor 510/B/O/2026.
Kabar ini menjadi langkah baru bagi Unisma dalam memperkuat kontribusi di bidang pendidikan tinggi, khususnya dalam pengembangan sektor pertanian yang berorientasi pada keberlanjutan, inovasi, dan ketahanan pangan.
BACA JUGA:Health Rangers UB Juara #SatSetLawanMisDis Challenge UNICEF Lewat Kampanye Komik Edukasi Imunisasi
Program Studi Magister Pertanian Berkelanjutan diharapkan mampu mencetak sumber daya manusia unggul yang memiliki kompetensi dalam pengelolaan pertanian modern, ramah lingkungan, serta mampu menjawab tantangan perubahan iklim dan kebutuhan pangan di masa depan.
Pembukaan program studi ini juga menjadi bentuk komitmen Pascasarjana Unisma untuk terus menghadirkan program akademik yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan perkembangan zaman. Dengan hadirnya program ini, mahasiswa nantinya akan mendapatkan kesempatan mempelajari konsep pertanian berkelanjutan yang mengintegrasikan aspek lingkungan, ekonomi, dan sosial.
BACA JUGA:UNISMA Kukuhkan Tiga Guru Besar Baru, Total Profesor Kini Capai 27 Orang
Melalui unggahan resminya, pihak Unisma menyampaikan rasa syukur atas terbitnya izin pembukaan program studi tersebut. “Satu langkah lebih maju untuk pertanian yang lebih baik,” tulis keterangan dalam publikasi resmi Unisma Sabtu (9/5).
Informasi mengenai pendaftaran dan penerimaan mahasiswa baru Program Studi Magister Pertanian Berkelanjutan akan diumumkan lebih lanjut melalui kanal resmi Unisma. Masyarakat diimbau untuk terus memantau informasi terbaru terkait jadwal dan persyaratan pendaftaran.
BACA JUGA:AFRASIA Ditutup di UM, Kemdiktisaintek Dorong Riset Asia-Afrika Tembus Industri dan Berdampak Nyata
Sumber: ig @unisma_malang




