1 tahun disway

‎Pakar Ekonomi UB Dorong Mahasiswa Lebih Berani Eksekusi Investasi

‎Pakar Ekonomi UB Dorong Mahasiswa Lebih Berani Eksekusi Investasi

Prof Setyo (kanan) saat menerima cinderamata dari Dahlan Iskan, usai tampil jadi narasumber di Gedung Widya Loka, UB, Kamis (7/5). -Nafisa Azzaro-diswaymalang.id

‎MALANG, DISWAYMALANG.ID—‎Guru Besar Fakultas Ekonomi Bisnis Universitas Brawijaya (UB) Malang Prof Setyo Tri Wahyudi menyampaikan bahwa mahasiswa sekarang sudah memiliki literasi keuangan yang mumpuni. 

‎Hal itu disampaikan usai menjadi narasumber "Special Talks with Dahlan Iskan: Optimalisasi Generasi Emas Indonesia melalui Literasi Perbankan dan Asuransi" di Gedung Widya loka UB Malang, Kamis (7/5/2026). 


Prof Setyo Tri Wahyudi saat presentasi di Gedung Widya Loka, UB, Kamis (7/5)--

Dalam talk show yang diselenggarakan Harian Disway dan Disway Malang bekerja sama dengan UB, Lembaga Penjamin Simpanan dan Bank Syariah Indonesia (BSI) Area Malang itu, Prof Setyo menjadi salah satu dari tiga pembicara.

BACA JUGA:Literasi Keuangan Jadi Sorotan, Dahlan Iskan Hadir dalam Special Talks di Universitas Brawijaya

Dua pembicara lain adalah Direktur Eksekutif Klaim, Resolusi, dan Pengaturan Asuransi Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) Hermawan Setyo Wibowo dan Area Manager Bank Syariah Indonesia Area Malang Waskito Vergino ST MBA MSc. Bertindak sebagai moderator, Menteri BUMN periode 2011-2014 Dahlan Iskan.

‎Menurut Prof Setyo, mahasiswa saat ini banyak memiliki informasi terkait memahami mengenai pengelolaan keuangan.

"Tetapi masalahnya adalah literasi yang baik saja, kalau tidak dieksekusi itu tidak ada dampaknya. Artinya bahwa kita sudah paham sekarang harus langsung eksekusi investasi," katanya.

‎Namun, Prof Setyo mengingatkan sebelum berinvestasi, mahasiswa harus tahu apa sebetulnya sektor-sektor atau aktivitas yang kedepannya bisa melindungi nilai yang disiapkan hari ini. Misalnya, dengan berinvestasi emas. karena emas tidak pernah berkurang kualitas terus meningkat nilainya.

BACA JUGA:Dahlan Iskan Kagum Mahasiswa Sudah Punya Tabungan Emas, Soroti Pentingnya Literasi Keuangan

‎"Sementara kalau kita investasi di luar itu akan memiliki banyak kemungkinan bahwa pada suatu hari nilainya akan turun. Nah itu sebagai lindung nilai," jelasnya.

‎‎Selanjutnya, kata Prof Setyo, mahasiswa  harus berani. tidak menunggu waktu untuk berinvestasi. Sekarang masalahnya adalah mahasiswa seringkali terlambat, dan tidak ada kesempatan untuk mencoba yang kedua kali lagi.

‎‎"Mumpung sekarang kondisinya sedang baik-baik saja. Saya katakan ekonomi sedang baik hari ini. Karena kemarin Menteri Keuangan menyampaikan masih 5,61 persen pertumbuhan ekonomi kita, artinya ada optimisme ke depan," ujarnya.

BACA JUGA:Dahlan Iskan 'Sihir' Ratusan Pengusaha Muda di Wira Expo 2025: Bagi Tips Sukses hingga Kisah Kholid Bawazier

Sumber: