Delegasi FTUB Wakili Indonesia di Forum Hidropower Internasional China
Delegasi Departemen Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Brawijaya (FTUB) mewakili Indonesia dalam forum internasional bertajuk International Workshop on Development and Application of Water Resources and Hydropower Standards di Nanjing, China.--
LOWOKWARU, DISWAYMALANG.ID–Delegasi Departemen Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Brawijaya (FTUB) mewakili Indonesia dalam forum internasional bertajuk International Workshop on Development and Application of Water Resources and Hydropower Standards di Nanjing, China. Keikutsertaan tersebut menjadi langkah strategis FTUB dalam memperkuat kolaborasi global di bidang pengembangan sumber daya air dan teknologi pembangkit listrik tenaga air (hydropower).
BACA JUGA:FIA UB Tancap Gas Wujudkan Green Campus, Bidik Reputasi Internasional lewat Strategi Berbasis Data
Workshop internasional yang berlangsung selama 12–25 April 2026 itu diselenggarakan oleh Kementerian Sains dan Teknologi Republik Rakyat Tiongkok bersama sejumlah lembaga riset dan institusi pengelolaan sumber daya air nasional China.
Delegasi FTUB diwakili oleh Rini Nur Hasanah dan Ir Indra Setyawan. Keduanya menjadi perwakilan Indonesia di antara sejumlah negara undangan lain seperti Mongolia, Pakistan, Kenya, Malaysia, dan Uzbekistan.
BACA JUGA:Susu Segar Fapet UB Perkuat Asupan Gizi Balita di Posyandu Sumberdadi
Selama forum berlangsung, peserta mengikuti berbagai sesi presentasi, diskusi teknis, studi lapangan, hingga kunjungan institusional terkait pengembangan teknologi hydropower modern dan standardisasi pengelolaan sumber daya air berkelanjutan.
Topik yang dibahas meliputi pengembangan pembangkit listrik tenaga air skala kecil ramah lingkungan, pengendalian banjir, standardisasi hidrometri, pemantauan struktur hidrolik, restorasi ekologi sungai dan danau, hingga pengembangan teknologi modern di sektor sumber daya air.
Prof Rini Nur Hasanah mengatakan forum tersebut menjadi ruang penting untuk memperkuat jejaring internasional sekaligus membuka peluang kerja sama riset lintas negara.
“Forum ini memberikan ruang yang sangat baik untuk berdiskusi dan berbagi pengalaman terkait pengembangan standar hydropower di berbagai negara. Selain memperluas jejaring internasional, kegiatan ini juga membuka peluang kerja sama riset dan pengembangan teknologi,” ujarnya.
Selain mengikuti sesi kelas, delegasi juga melakukan kunjungan lapangan ke sejumlah pusat riset dan proyek strategis di China, di antaranya International Center on Small Hydro Power di Hangzhou, Stasiun Metrologi Hidrologi Nasional, Pusat Eksperimen Air Nanjing Hydraulic Research Institute, hingga proyek pengendalian air Jiangdu.
BACA JUGA:UIN Malang Gelar FGD Mahasiswa Kritis, Hadirkan BEM Malang Raya hingga Staf Ahli Kemenko Polkam
Pada sesi akhir kegiatan, masing-masing negara mempresentasikan kondisi, tantangan, serta peluang pengembangan sektor hydropower di negaranya. Delegasi FTUB turut memperkenalkan perspektif Indonesia dalam pengembangan energi berbasis sumber daya air sekaligus menjajaki peluang kolaborasi akademik dan teknis dengan peserta dari negara lain.
Keikutsertaan delegasi FTUB dalam forum internasional tersebut dinilai memperkuat posisi Universitas Brawijaya sebagai perguruan tinggi yang aktif berkontribusi dalam pengembangan teknologi dan riset global, khususnya di bidang energi terbarukan dan pengelolaan sumber daya air berkelanjutan.
Sumber:




