1 tahun disway

Review Infinix Hot 60 Pro Plus: HP Rp2,4 Jutaan Rasa Flagship, Tapi Ada Kekurangan Penting

Review Infinix Hot 60 Pro Plus: HP Rp2,4 Jutaan Rasa Flagship, Tapi Ada Kekurangan Penting

Review Infinix Hot 60 Pro Plus: HP Rp2,4 jutaan dengan desain mewah, layar AMOLED 144Hz, dan fitur AI lengkap, tapi performanya masih jadi catatan.-SC YouTube-SC YouTube

JAKARTA, DISWAYMALANG.ID - Review Infinix Hot 60 Pro Plus menjadi sorotan setelah satu bulan pemakaian intensif. Smartphone di kelas harga Rp2,4 jutaan ini menawarkan banyak keunggulan yang jarang ditemukan di segmennya, mulai dari desain premium hingga fitur AI yang melimpah. Namun, di balik itu semua, ada sejumlah catatan penting yang perlu diketahui sebelum membeli.

Dari sisi harga, Infinix Hot 60 Pro Plus jelas menggoda. Dengan banderol Rp2,4 jutaan, pengguna sudah mendapatkan paket penjualan yang sangat lengkap. Mulai dari tempered glass, casing pelindung, charger 45W fast charging, hingga kartu perdana dengan kuota internet. Kelengkapan ini menjadi nilai tambah signifikan dibandingkan kompetitor di kelas yang sama.

Secara desain, Infinix Hot 60 Pro Plus tampil mencolok. Bodinya tipis dan ringan, dengan layar melengkung (curved) yang memberikan kesan mewah ala smartphone flagship. Meski materialnya berbasis plastik, finishing yang digunakan membuatnya tampak seperti kombinasi metal dan kaca. Pilihan warna yang beragam juga menambah daya tarik, terutama bagi pengguna yang mengutamakan estetika.

Desain Tipis dengan Baterai Besar

Menariknya, meski mengusung desain tipis, Infinix tetap menyematkan baterai berkapasitas besar, yakni 5.160 mAh. Ini cukup mengejutkan, mengingat banyak smartphone tipis lain justru memiliki baterai lebih kecil. Dalam penggunaan normal, baterai mampu bertahan hingga 1-2 hari dengan screen-on-time sekitar 9 jam.

Pengisian dayanya juga cepat berkat dukungan 45W fast charging, yang mampu mengisi penuh dalam waktu sekitar 1 jam 10 menit. Bahkan, tersedia fitur reverse charging 10W yang memungkinkan perangkat ini digunakan sebagai power bank.

Layar AMOLED 144Hz yang Memanjakan Mata

Salah satu keunggulan utama dalam review Infinix Hot 60 Pro Plus adalah kualitas layarnya. Panel AMOLED dengan resolusi tinggi dan refresh rate 144Hz memberikan pengalaman visual yang sangat mulus dan tajam. Brightness yang mencapai 4.500 nits juga membuat layar tetap jelas meski digunakan di bawah sinar matahari.

Namun, layar curved ini memiliki kelemahan klasik, yaitu sering terjadi sentuhan tidak sengaja di bagian tepi. Hal ini bisa sedikit mengganggu saat digunakan untuk menonton atau bermain game.

Kamera: Bagus di Siang Hari, Kurang di Malam Hari

Di sektor kamera, Infinix Hot 60 Pro Plus mengandalkan sensor utama 50 MP Sony IMX882. Meski hanya satu kamera yang benar-benar fungsional, hasil foto cukup baik berkat dukungan image processing yang agresif. Foto siang hari terlihat tajam dengan warna yang hidup.

Sayangnya, performa kamera menurun saat malam hari. Noise masih terlihat, terutama saat zoom atau objek bergerak. Proses pengolahan gambar juga membutuhkan waktu beberapa detik, sehingga tidak instan.

Untuk video, resolusi maksimal mencapai 2K 30fps, namun stabilisasi hanya optimal di Full HD 30fps. Hasil video tergolong stabil, tetapi masih terdapat noise yang cukup terasa.

Fitur AI Lengkap di Kelasnya

Salah satu daya tarik utama lainnya adalah fitur AI yang sangat lengkap. Infinix menghadirkan berbagai fitur seperti AI assistant, call assistant, translation, hingga AI untuk editing foto dan dokumen. Bahkan, fitur seperti real-time translation dan AI subtitle sudah tersedia di perangkat ini.

Kehadiran fitur AI ini menjadikan Infinix Hot 60 Pro Plus terasa seperti smartphone kelas atas, meskipun harganya tergolong terjangkau.

Performa Masih Jadi Kelemahan

Di balik semua kelebihannya, performa menjadi titik lemah utama. Ditenagai chipset MediaTek Helio G200 dengan RAM 8GB, performanya sebenarnya cukup untuk penggunaan standar. Namun, dalam penggunaan sehari-hari, masih terasa adanya lag saat membuka aplikasi atau berpindah antar menu.

Untuk gaming, perangkat ini masih mampu menjalankan game seperti COD Mobile dengan setting medium dan frame rate tinggi. Meski demikian, performanya belum bisa dikatakan optimal.

Kesimpulan: Cocok untuk Multimedia, Kurang untuk Performa

Sumber: youtube

Berita Terkait