1 tahun disway

Microsleep Membawa Petaka: Bus Hantam Antrean Lampu Merah di Pesanggrahan, Berakhir Damai

Microsleep Membawa Petaka: Bus Hantam Antrean Lampu Merah di Pesanggrahan, Berakhir Damai

Kecelakaan antara Bus, pick up dan xenia-ist-Media sosial WAG

BATU, DISWAYMALANG.ID–Keheningan pagi di kawasan lampu merah Pesanggrahan terusik oleh dentuman keras akibat kecelakaan beruntun yang melibatkan sebuah bus penumpang dan dua kendaraan pribadi pada Selasa (5/5) dini hari. Kejadian pukul 04.20 WIB itu diduga kuat dipicu oleh microsleep atau kantuk sesaat yang dialami pengemudi bus.

​Kecelakaan bermula ketika sebuah bus besar melaju dari arah barat, tepatnya dari arah Pujon atau kawasan Payung, menuju batu arah timur (Kota Batu). Pada saat yang sama, sejumlah kendaraan lain, termasuk sebuah mobil pikap dan satu unit minibus Daihatsu Xenia, sedang mengantre di lampu merah Pesanggrahan menunggu lampu berubah hijau.

BACA JUGA:Data BPS Ungkap Warga RI Doyan Healing, PPN dan PPnBM Kwartal I 2026 Tembus Rp55T

​Berdasarkan keterangan Ipda Agus Atang Wibowo, Kanit Gakkum Satlantas Polres Batu, pengemudi bus kehilangan kesadaran selama beberapa detik akibat kelelahan. "Penyebab utamanya adalah microsleep. Sopir baru tersadar saat jarak dengan kendaraan di depannya sudah sangat dekat," ungkapnya.

​Meski sempat ada upaya pengereman sesaat setelah pengemudi sadar, massa kendaraan bus yang besar membuat momentum laju tidak dapat dihentikan seketika. Akibatnya, bus menabrak bagian belakang minibus dan pikap yang berada di depannya.

BACA JUGA:Cuaca Malang Raya 5 Mei 2026, Dominan Berawan, Sebagian Cerah Berawan dan Cerah

Pihak kepolisian menegaskan bahwa kejadian ini murni karena faktor kelalaian manusia (human error) dan bukan disebabkan oleh kegagalan sistem pengereman atau rem blong.

Dampak dan Langkah Mediasi

Meskipun tabrakan mengakibatkan kerusakan fisik yang cukup signifikan pada bagian belakang dan depan kendaraan yang terlibat, beruntungnya tidak ada korban jiwa maupun luka berat dalam peristiwa ini. Petugas kepolisian yang tiba di lokasi segera mengamankan situasi untuk mencegah kemacetan panjang di jalur utama tersebut.

​Total kerugian materil akibat kecelakaan ini ditaksir mencapai Rp15.000.000. Guna menyelesaikan permasalahan tersebut, Satlantas Polres Batu memfasilitasi proses mediasi antara para pihak yang terlibat di Pos Alun-alun Kota Batu.

BACA JUGA:Rumah Kosong Ditinggal Luar Kota Terbakar

​Berakhir Secara Kekeluargaan

​Proses mediasi yang dihadiri oleh pemilik PO Bus, pengemudi, serta pemilik mobil Xenia dan pikap membuahkan hasil positif. Pihak manajemen bus menunjukkan itikad baik dengan mengakui kelalaian pengemudinya dan menyatakan kesanggupan untuk menanggung seluruh biaya perbaikan kendaraan para korban.

​"Kasus ini telah diselesaikan secara kekeluargaan. Pihak bus bersedia mengganti rugi semua kerusakan yang ada," tambah Ipda Agus Atang Wibowo.

BACA JUGA:Jembatan Cangar Akan Dipercantik, dari Lokasi Rawan Menjadi Kawasan Aman nan Estetik

Kepolisian kembali mengimbau seluruh pengguna jalan, terutama pengemudi kendaraan besar, untuk selalu memastikan kondisi fisik yang prima. Segera beristirahat jika merasa mengantuk guna menghindari risiko kecelakaan di jalan raya.

Sumber: