1 tahun disway

Menteri HAM Pigai Ingatkan Meutya Hafid Tidak Mengkriminalisasi Amien Rais

Menteri HAM Pigai Ingatkan Meutya Hafid Tidak Mengkriminalisasi Amien Rais

Sebagai solusi jalan tengah, Pigai mendesak Amien Rais untuk menunjukkan kebesaran hati dengan mencabut pernyataannya atau menyampaikan permohonan maaf secara terbuka.-Disway/Hasyim Ashari---

JAKARTA, DISWAYMALANG.ID-- Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai melarang Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid melaporkan Amien Rais atas pernyataan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya gay. Pigai memperingatkan Komdigi tidak membungkam atau memenjarakan rakyatnya sendiri.

Pigai menegaskan, Komdigi itu negara. “Sebagai Menteri HAM dan wakil pemerintah, saya nyatakan negara tidak boleh memenjarakan rakyat, termasuk Amien Rais," tegas Pigai saat memberikan keterangan pers, Senin 4 Mei 2026, dikutip Disway.id.

BACA JUGA:Badan Komunikasi Pemerintah Respons Amien Rais soal Tuduhan Seskab Teddy Gay

Namun demikian, Pigai tetap memberikan lampu hijau bagi pihak-pihak yang merasa diserang secara personal. Ia mencontohkan Seskab Teddy Indra Wijaya yang namanya turut terseret dalam polemik ini.

"Kalau individu yang merasa diserang kehormatannya, seperti Pak Tedy, itu hak beliau jika ingin melapor. Itu urusan antarindividu. Tapi negara? Negara harus berdiri di luar itu. Kita tidak mau lembaga negara dipakai untuk memenjarakan rakyat," imbuhnya.

BACA JUGA:Puluhan Santri Alami kekerasan Seks di Pati, Wamenag Pastikan Negara Lindungi Anak di Pesantren

Sebagai solusi jalan tengah, Pigai mendesak Amien Rais untuk menunjukkan kebesaran hati dengan mencabut pernyataannya atau menyampaikan permohonan maaf secara terbuka. Baginya, kritik seharusnya diarahkan pada kebijakan atau hasil kerja, bukan menghina pribadi seseorang.

"Cukup Pak Amin Rais minta maaf atau cabut ucapannya. Kalau mau kritik, silakan kritik kinerjanya saja, kritik kebijakannya. Itu tidak masalah dalam demokrasi. Tapi kalau sudah menyerang martabat individu, itu sudah melenceng," pungkas Pigai.

BACA JUGA:Malang Edu Fest 2026 Hadirkan Ajang Kompetisi Akademik dan Event Kreatif di Malang

Sumber: