1 tahun disway

Samsung Galaxy A57 5G Resmi Rilis, Harga Terjangkau Tapi Upgrade Tipis, Masih Layak Dibeli?

Samsung Galaxy A57 5G Resmi Rilis, Harga Terjangkau Tapi Upgrade Tipis, Masih Layak Dibeli?

Harga Samsung Galaxy A57 5G terbaru 2026 terungkap! Desain makin tipis, tapi upgrade minim-SC YouTube-SC YouTube

JAKARTA, DISWAYMALANG.ID - Samsung Galaxy A57 5G resmi hadir sebagai penerus seri populer A5x yang selama ini dikenal sebagai pilihan favorit di kelas menengah. Dengan harga Samsung Galaxy A57 5G yang kini berada di bawah Rp10 jutaan, ponsel ini langsung menarik perhatian pasar, terutama bagi pengguna yang menginginkan perangkat baru dengan harga kompetitif.

Namun, di balik harga Samsung Galaxy A57 5G yang terbilang menarik, muncul pertanyaan besar: apakah peningkatan yang ditawarkan cukup signifikan dibanding generasi sebelumnya? Ataukah justru hanya sekadar penyegaran minor?

Dalam beberapa pengujian awal, Samsung Galaxy A57 5G memang membawa sejumlah perubahan, terutama dari sisi desain dan kenyamanan penggunaan. Smartphone ini kini hadir dengan bodi yang lebih tipis dan ringan dibanding pendahulunya, membuatnya lebih nyaman digenggam dalam penggunaan sehari-hari.

Desain Lebih Tipis dan Modern

Samsung tampaknya fokus pada peningkatan desain di Galaxy A57 5G. Dimensi yang lebih ramping dipadukan dengan bezel layar yang lebih tipis membuat tampilannya terasa lebih modern. Selain itu, peningkatan sertifikasi dari IP67 ke IP68 menjadi nilai tambah, memberikan ketahanan air dan debu yang lebih baik.

Meski demikian, perubahan desain kamera hanya sebatas penyempurnaan kecil pada bingkai tanpa perubahan signifikan pada susunan lensa. Secara keseluruhan, desain Galaxy A57 5G tetap familiar bagi pengguna seri sebelumnya.

Layar Tetap Berkualitas, Minim Upgrade

Di sektor layar, Samsung Galaxy A57 5G menggunakan panel Super AMOLED Plus yang lebih tipis dan ringan. Kualitas visual tetap tajam dengan warna yang vivid dan kontras tinggi, cocok untuk konsumsi multimedia seperti menonton video atau scrolling media sosial.

Sayangnya, peningkatan di sektor layar ini tergolong minim. Secara pengalaman visual, tidak ada perubahan signifikan dibanding Galaxy A56. Ini menunjukkan bahwa Samsung lebih fokus pada efisiensi desain daripada peningkatan performa layar.

Performa Cukup, Tapi Bukan yang Tercepat

Samsung Galaxy A57 5G dibekali chipset Exynos 1680 dengan RAM 8 GB dan penyimpanan hingga 256 GB. Dari hasil benchmark, peningkatan performa memang ada, namun tidak terlalu signifikan—hanya sekitar belasan persen dibanding generasi sebelumnya.

Untuk penggunaan sehari-hari seperti media sosial, multitasking ringan, hingga editing video 1080p, performanya masih tergolong lancar. Namun, untuk gaming berat, pengguna perlu menurunkan pengaturan grafis agar tetap stabil di kisaran 30–90 FPS.

Baterai Awet, Tapi Tidak Istimewa

Meski bodinya lebih tipis, Samsung tetap mempertahankan baterai 5000 mAh. Daya tahan baterainya cukup untuk penggunaan harian seperti browsing, streaming, dan media sosial.

Namun, dalam pengujian tertentu, daya tahan Galaxy A57 justru sedikit di bawah pendahulunya. Meski begitu, perbedaannya tidak terlalu signifikan dalam penggunaan nyata.

Fitur AI Masih Terbatas

Salah satu sorotan adalah peningkatan NPU hingga 42 persen. Sayangnya, peningkatan ini belum diimbangi dengan fitur AI yang benar-benar canggih. Fitur seperti object eraser, best face, hingga voice transcription memang tersedia, tetapi belum sekelas fitur Galaxy AI di seri flagship.

Samsung juga menyematkan fitur Circle to Search yang memudahkan pencarian objek di layar, meski fitur ini sebenarnya berasal dari ekosistem Google.

Kamera Masih Andalan, Tapi Kurang Inovasi

Di sektor kamera, Samsung Galaxy A57 5G masih mengandalkan konfigurasi standar tanpa lensa telefoto. Padahal, banyak kompetitor di kelas midrange sudah mulai menghadirkan fitur tersebut.

Sumber: youtube