Rupiah Melemah, Ancaman Inflasi Menguat! Pemkot Malang Siapkan Langkah Antisipasi
Ilustrasi Rupiah Melemah--
KLOJEN, DISWAYMALANG.ID–Pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat mulai memicu kekhawatiran meningkatnya inflasi di daerah. Menanggapi kondisi tersebut, Pemerintah Kota Malang memastikan telah menyiapkan langkah antisipatif guna menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat.
Wali Kota Malang Wahyu Hidayat menyatakan bahwa pihaknya terus memantau perkembangan ekonomi global yang berpotensi berdampak ke daerah, termasuk fluktuasi nilai tukar rupiah.
“Kami terus berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk memastikan kondisi di Kota Malang tetap stabil. Termasuk mengantisipasi potensi kenaikan harga akibat pelemahan rupiah,” ujarnya, Jumat (1/5).
BACA JUGA:Sinyal Bahaya PHK di Malang, Kenaikan BBM Picu Lonjakan Biaya Produksi Industri Plastik hingga 70%
Ia menegaskan, Pemkot Malang akan memperkuat peran Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) guna menjaga ketersediaan dan stabilitas harga bahan pokok di pasaran.
“Langkah-langkah pengendalian inflasi akan kami optimalkan, terutama untuk komoditas strategis yang rentan terdampak fluktuasi global,” tambahnya.
Di tingkat nasional, pelemahan rupiah memang menjadi perhatian serius. Bank Indonesia (BI) sebelumnya memastikan akan mengoptimalkan berbagai instrumen moneter untuk menjaga stabilitas nilai tukar dan menekan dampak terhadap inflasi.
Tekanan terhadap rupiah dinilai berpotensi mendorong kenaikan harga barang, khususnya komoditas impor. Kondisi ini juga bisa berdampak pada biaya produksi dan distribusi, yang pada akhirnya memengaruhi harga di tingkat konsumen.
BACA JUGA:May Day di Kota Malang Digelar Tanpa Aksi, Wali Kota Siapkan Dialog Buruh dan Penyerapan Aspirasi
Menyikapi hal tersebut, Pemkot Malang juga akan memperkuat sinergi dengan pelaku usaha, distributor, serta pasar tradisional untuk memastikan rantai pasok tetap lancar.
Selain itu, pemerintah daerah akan mengintensifkan operasi pasar serta pemantauan harga secara berkala guna mencegah lonjakan harga yang tidak wajar.
“Kami ingin memastikan masyarakat tetap terlindungi. Jangan sampai gejolak global berdampak langsung pada kesejahteraan warga,” tegas Wahyu.
Dengan langkah tersebut, Pemkot Malang optimistis tekanan inflasi akibat pelemahan rupiah dapat dikendalikan, sehingga stabilitas ekonomi daerah tetap terjaga di tengah ketidakpastian global.
Sumber:




