Mahasiswa FILKOM UB Raih Predikat Mahasiswa Disabilitas Berprestasi 2026
Muhammad Rizki Arzi Mahasiswa disabilitas berprestasi 2026 Universitas Brawijaya--ig @filkomub
MALANG, DISWAYMALANG.ID – Prestasi membanggakan ditorehkan oleh mahasiswa Fakultas Ilmu Komputer Universitas Brawijaya (FILKOM UB). Muhammad Rizki Arzi, mahasiswa Program Studi Sarjana Teknik Informatika angkatan 2025, resmi dinobatkan sebagai Mahasiswa Disabilitas Berprestasi Universitas Brawijaya tahun 2026.
Dikutip dari akun Instagram ig @filkomub, Kamis (30/4), penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas capaian akademik, kemampuan pengembangan diri. Serta, kontribusi nyata yang telah ditunjukkan selama masa perkuliahan. Rizki dinilai mampu menunjukkan konsistensi dalam belajar sekaligus aktif mengembangkan kompetensi di bidang teknologi informasi.
BACA JUGA:UB Hadirkan Eazy Passport, Dosen dan Tendik Kini Urus Paspor Lebih Praktis
Hal ini menjadi bukti bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk meraih prestasi. Lingkungan akademik yang inklusif di Universitas Brawijaya turut berperan dalam membuka ruang bagi seluruh mahasiswa untuk berkembang secara optimal, termasuk mahasiswa dengan kebutuhan khusus.
Menariknya, di balik pencapaian tersebut, Rizki pernah mengalami cedera lutut pada ligamen MCL sekitar dua tahun lalu. Cedera itu, yang menurut keterangan medis dipicu oleh aktivitas lari dengan intensitas tinggi, menjadi titik balik penting dalam perjalanannya. Kondisi tersebut kemudian menjadi bagian dari kategori disabilitas yang diikutsertakan dalam seleksi Pilmapres Disabilitas UB. Ia pun menjadikannya sebagai pelajaran berharga untuk lebih bijak dalam menjaga kondisi fisik sekaligus tetap produktif dalam berkarya.
BACA JUGA:Mahasiswa FIA UB Jelajah Akademik Global, Ikuti Student Mobility di Malaysia
Pemilihan Mahasiswa Berprestasi (Pilmapres) Disabilitas UB 2026 sendiri merupakan program resmi universitas yang bertujuan mendorong terciptanya sistem pendidikan tinggi yang lebih inklusif dan berkeadilan. Melalui program ini, UB melakukan seleksi terhadap mahasiswa disabilitas yang memiliki keunggulan dalam aspek akademik, aktivitas organisasi, hingga karya inovatif.
Keberhasilan Rizki mencerminkan komitmen FILKOM UB dalam mendukung capaian mahasiswa sebagai bagian dari indikator kinerja utama perguruan tinggi. Prestasi di luar kegiatan akademik formal menjadi nilai tambah yang menunjukkan kualitas lulusan yang tidak hanya unggul secara teori, tetapi juga berdampak secara nyata.
Dengan hal yang luar biasa ini, diharapkan semakin banyak mahasiswa disabilitas yang termotivasi untuk terus mengembangkan potensi diri dan berani menunjukkan kemampuan terbaiknya di berbagai bidang.
BACA JUGA:Dekan Vokasi UB Teken Kerja Sama Indonesia–Tiongkok di UGM, Perkuat Pendidikan AI
Sumber: ig @filkomub




